Dukung Penyelidikan KPK Terkait Formula E, Ferdinand Sebut Anies Baswedan Hanya Balapan Odong-Odong

Dukung Penyelidikan KPK Terkait Formula E, Ferdinand Sebut Anies Baswedan Hanya Balapan Odong-Odong

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean menyampaikan dukungannya terhadap penyelidikan KPK terkait dugaan korupsi skandal Formula E di Jakarta.

Dalam video berdurasi dua menit yang di unggahnya melalui laman twitter pribadi, Ferdinand meyakini bahwa KPK tidak akan sulit menemukan unsur pidana di dalam pelaksanaan formula E tersebut.

Ia juga menyampaikan harapannya kepada KPK untuk fokus ke dalam landasan hukum yang ada.

“Saya berharap KPK akan fokus ke dalam landasan-landasan hukum terhadap formula E ini, yang kemudian landasan hukum tersebut apakah landasan hukum itu sudah sesuai dengan aturan yang lebih tinggi dan terhadap tata kelola keuangan pemerintahan daerah, dan selanjutnya landasan hukumnya di tanda tangani oleh siapa, instansi yang menjalankan dan siapa penanggungjawabnya, dan kemudian fokus kepada uang yang sudah dikeluarkan, di transfer ke siapa dan bukti transfernya dimana, yang selanjutnya adalah terhadap realisasi penyerapan uang yang sudah keluar,” kata Ferdinand pada video yang diunggahnya, Jumat 5 November 2021.

Ferdinand pun menambahkan jika APBD bersifat tahunan maka setiap tahun APBD yang keluar realisasinya harus ada, namun apabila tidak ada maka sama saja dengan proyek fiktif.

Baca Juga

“Formula E bukan tahun jamak tapi APBD-nya setiap tahun. Tapi sampai sekarang realisasinya belum ada,” ucapnya.

Ia meyakini apabila KPK memperhatikan landasan hukum tersebut maka tidak sulit untuk menemukan unsur pidananya.

Pada akhir video yang diunggahnya, Menurut Ferdinand, hingga saat ini Anies Baswedan hanya terlihat mengulur waktu dan hanya memikirkan realisasi seadanya.

“Karena sampai saat ini, Anies Baswedan hanya terlihat mengulur waktu. Mungkin juga memikirkan realisasi balapan seadanya, balapan odong-odong, realisasi uang keluar tapi nanti realisasinya tidak sesuai dengan APBD yang keluar,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.