Terkini.id, Jakarta – Nasib tidak bisa ditebak. Seperti itu yang dialami Ipung, mantan satpam yang kini punya perusahaan dengan omzet Rp 5 miliar per bulan.
Dwifung Wirajaya Saputra atau Ipung dahulunya adalah seorang satpam penjaga gudang.
Cerita petualang bisnisnya dimulai dengan pertemuan Ipung dengan Jaya Setiabudi. Pada tahun 2000, pria yang kerap disapa Jay itu menawari Ipung pekerjaan.
Untuk membantu usahanya sebagai seorang salesman dengan bayaran Rp1,5 Juta. Ipung dilihat sebagai kandidat yang mumpuni. Ia memiliki cara berkomunikasi yang baik, pemikiran yang pintar, dan inisiatif yang tinggi untuk membantu orang.
Meski tidak memiliki kemampuan sebagai tenaga sales, Ipung akhirnya mengiyakan tawaran. Ia memberanikan diri mencoba hal baru dan tekad untuk mengubah masa depan.
- Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
- TIM GASTA Tampil Memukau, Formasi Stupa Borobudur Warnai Penurunan Merah Putih di Karebosi
- Wabup Islam Iskandar Pimpin Khidmatnya Detik Penurunan Sang Merah Putih HUT Ke-81 RI Di Jeneponto
- Tujuh Medali Antar Bank Sulselbar Jadi Juara Umum PORSEBANK+ BMPD Sulsel 2026
- Raih 7 Medali, Bank Sulselbar Keluar sebagai Juara Umum PORSEBANK 2026
Di hari pertamanya bekerja, perusahaannya merugi sebesar $800 atau sekitar Rp10 juta karena minimnya pengetahuan tentang marketing.
Meskipun begitu, Mas Jay tetap sabar mengajari Ipung cara-cara berbisnis karena Mas Jay yakin dengan potensi yang dimiliki mantan satpam itu.
Sistem belajar yang diterapkan Ipung adalah canddying atau mengikuti Mas Jay kemanapun ia pergi. Ia belajar dengan melihat Mas Jay melakukan negosiasi, dan berhubungan dengan klien. Di bulan keempat ia bekerja, Ipung sudah cukup mahir untuk menangani order bernilai ratusan juta.
Perjalanan kariernya terbilang cepat berkat keuletan, kerja keras dan kecerdasan. Ia diangkat untuk menjadi sales manager dan membentuk sales team yang lebih besar. Ternyata dalam kemampuan menjual, Ipung mengungguli gurunya, Mas Jay.
Setelah bekerja selama 4 tahun, ia kemudian memutuskan untuk keluar dan mendirikan perusahaan sendiri.
Dia kemudian menjadi pengusaha dan membangun bisnis di bidang jasa pengamanan (outsourcing). Bisnis ini ia mulai dari nol dengan modal dari orang lain. Berbekal pengetahuan dan kemampuan yang ia pelajari dari Mas Jay serta pengalamannya menjadi satpam, ia membangun usahanya dengan gigih. PT Putra Tidar Perkasa saat ini memiliki 600 tenaga security dengan omzet Rp 5 Miliar per bulan.
Ipung mengajarkan bahwa untuk menjadi profil orang sukses, seseorang tidak melulu harus memiliki modal. Ia mendapatkan modal karena ia adalah orang yang dapat dipercaya dan diandalkan.
Hal ini dibuktikan dengan etos kerja yang ia miliki dan sikapnya yang baik. Jerih payah Ipung terbayar dengan kepribadiannya yang bagus.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
