Makassar Terkini
Masuk

e-Filling: Aplikasi Lapor SPT Online Terpercaya, Begini Caranya!

Terkini.id – Lapor SPT sudah bisa Anda lakukan melalui efiling. Di sini, Anda tidak perlu kesusahan untuk mendatangi KPP dan semua pelaporan sudah bisa dikirim secara online. Mekari Klikpajak akan memberikan tips bagaimana cara lapor SPT dengan mudah dan aplikasinya dijamin sudah resmi.

Kini pembayaran maupun lapor pajak sudah dikelola by sistem sehingga lebih mudah diaksesnya. Urusan lapor pajak jadi lebih menyenangkan dan tidak membuat malas para wajib pajak untuk bertanggung jawab atas kewajibannya sebagai wajib pajak.

Wajib pajak badan atau orang pribadi bisa melapornya di sini. Tentunya kewajiban ini tidak akan terasa berat jika cara lapornya sudah beralih ke digital. Lalu, bagaimana cara lapor SPT dengan baik? Jika Anda penasaran, yuk ikuti pembahasan di bawah ini.

Apa Itu efiling?

E filing adalah cara melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang dilakukan melalui elektronik dan semuanya dikelola by sistem. Aplikasi ini sudah resmi dan bermitra dengan Ditjen Perpajakan Indonesia (DJP) atau Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP).

Adanya lapor SPT online membantu para wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunannya dengan mengirimkan data-data secara online sehingga cukup memudahkan penggunanya untuk mematuhi kewajiban sebagai warga negara.

Melalui aplikasi efiling semua wajib pajak dapat lapor SPT dengan tepat waktu dan tidak ada lagi alasan untuk tidak mau bayar pajak. Sebab, semua urusan perpajakan sudah bisa Anda lakukan secara real time dan bisa diakses kapan dan di mana saja.

Mekari Klikpajak menawarkan solusi pelaporan SPT dengan menggunakan efiling yang bekerja sangat cepat dan praktis. Tetapi semua wajib pajak perlu tahu tata cara lapor SPT di sini. Agar nantinya tidak ada data yang terlewat ketika dikirim melalui website.

Sistem ini sudah banyak digunakan oleh perusahaan ternama di Indonesia sehingga sangat terpercaya untuk digunakan sebagai aplikasi lapor SPT pilihan Anda. Selain itu, fitur yang ditawarkan pun sangat menarik dan bisa bekerja secara otomatis.

Apa Pentingnya Membuat efiling Untuk Wajib Pajak?

Tentunya sangat dibutuhkan karena sebagai tools untuk melaporkan SPT Tahunan wajib pajak orang pribadi maupun perusahaan. Sehingga semua wajib pajak perlu membuat efiling agar urusan lapor pajak bisa lebih mudah.

Adanya efiling, wajib pajak diharuskan untuk rutin melaporkan SPT Tahunannya dengan detail dan benar.  Lapor pajak melalui online pun  bisa mempercepat datangnya berkas atau data sehingga wajib pajak tidak harus mengantri di KPP untuk menyerahkan berkas-berkas pelaporan pajak.

Jadi, itulah pentingnya wajib pajak perlu mendaftar akun di aplikasi ini agar tidak perlu mendatangi KPP secara langsung. Alhasil, cara ini bisa menghemat waktu dan biaya dari wajib pajak sendiri.

Manfaat Adanya efiling Untuk Lapor SPT

Setiap aplikasi yang dirancang oleh pemerintah pasti bertujuan untuk kebermanfaatan para warga Indonesia.  Adapun manfaat yang di maksud seperti:

1. Mengurangi Antrian di Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Kebiasaan mengantri memang sangat membosankan, terlebih sangat lelah pastinya. Jadi untuk mengefisiensi waktu pelayanan dalam pelaporan pajak, DJP pun menghadirkan aplikasi lapor pajak online agar semuanya bisa diakses dengan mudah tanpa harus mengantri di kantor.

Lapor pajak online pun  membantu untuk mengurangi antrian pajak sehingga menjadi salah satu tujuan dari adanya lapor pajak online.

2. Mengurangi Jumlah Berkas Fisik

Dengan sistem online semuanya berubah secara drastis, baik itu form pengisiannya maupun pembayarannya. Jadi, semua wajib pajak hanya mengisi form yang sudah ada di aplikasi efiling sehingga tidak perlu susah-susah lagi mengantarkan berkasnya ke KPP.

3. Mengurangi Rasa Malas Untuk Lapor Pajak

Umumnya para wajib pajak banyak yang malas untuk melaporkan pajaknya ke KPP. Sehingga terkadang banyak yang telat bahkan tidak lapor pajak. Sehingga pemerintah berinisiatif untuk melakukan semuanya secara online.

Sebab, jika tidak melakukan lapor SPT Tahunan karena terlambat atau pun tidak mau, wajib pajak akan dikenai sanksi pajak yang tentunya merugikan diri sendiri.

4. Dapat Menjamin Keamanan Data

Jika dilakukan secara online, semua data akan tersimpan di dalam sistem yang sudah dirancang khusus sehingga menjamin keamanan data dari setiap wajib pajak. Sedangkan cara manual sangat rentan datanya akan hilang atau berkas tersebut malah rusak. Menghemat Waktu dan Biaya

Jika dahulu semua wajib pajak perlu mendatangi KPP, kini semuanya telah berubah dan beralih ke sistem efiling. Karena cara manual akan menghabiskan banyak waktu dalam proses laporannya sehingga lapor SPT secara online lebih efisien dari segi waktu dan biaya.

5. Prosesnya Lebih Akurat

Pastinya proses yang dilakukan melalui sistem akan sangat akurat. Karena bisa saja jika melalui kerja manusia akan terdapat kesalahan penginputan data dan sebagainya. Pengisian SPT juga bisa dilakukan melalui formulir elektronik yang sudah tersedia di aplikasinya.

Batas Waktu Lapor SPT Online

Untuk lapor SPT secara online maupun manual semua wajib pajak perlu tepat waktu. Adapun pihak DJP telah menetapkan batasan waktu untuk laporan pajak agar tidak ada yang mengulur-ulur waktu untuk lapor pajak.

Di bawah ini terdapat batasan waktu lapor pajak yang perlu diperhatikan.

No

Jenis SPT Masa

Batas Waktu

1

SPT PPh Pasal 4 ayat 2

Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir.

2

SPT PPh Pasal 15

Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

3

SPT PPh Pasal 21/26

Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

4

SPT PPh Pasal 23/26

Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

5

SPT PPh Pasal 22, PPN & PPnBM oleh Bea Cukai

Hari kerja terakhir minggu berikutnya (laporan  secara mingguan)

6

SPT PPh Pasal 22, Bendahara Pemerintah

Tanggal 14 bulan berikut

7

SPT PPh Pasal 22 – Pemungut tertentu

Tanggal 20 bulan berikut

8

SPT PPN dan PPnBM – PKP

Di akhir bulan berikutnya setelah berakhirnya masa pajak

9

SPT PPN dan PPnBM – Bendaharawan

Tanggal 14 bulan berikut

10

SPT PPN dan PPnBM – Pemungut Non Bendahara

Tanggal 20 bulan berikut

11

SPT PPh Pasal 4 ayat 2, Pasal 15, 21, 23, PPN dan PPnBM untuk wajib pajak kriteria tertentu

Tanggal 20 setelah berakhirnya masa pajak terakhir

 

 

SP Tahunan

Batas Waktu

1

 

PPh Orang Pribadi

Akhir bulan setelah berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak

 

2

PPh Badan

Akhir bulan keempat setelah berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak

 

SPT yang Harus Dilaporkan Melalui efiling

Direktorat Jenderal Pajak atau DJP sudah menetapkan peraturan terkait pembayaran, penerimaan maupun pelaporan pajak yang sudah bisa dilakukan secara online lewat efiling yang tersedia pada aplikasi dan website resminya.

Peraturan tersebut adalah  sebagai pelaksanaan dari Peraturan  Menteri Keuangan (PMK) No.9/PMK.03/2018.

a. SPT yang Wajib Melalui efiling

  • SPT Tahunan Badan untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang menerbitkan e-Faktur
  • PT Masa PPh Pasal 21 / PPh Pasal 26
  • SPT Masa PPN / PPnBM 1111

Jenis pelaporan ini tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan secara online. Adapun pengecualian ini berlaku khusus untuk jenis PT Masa PPh Pasal 21/ PPh Pasal 26 dan SPT Masa PPN nihin untuk masa pajak bulan Desember.

b.  SPT yang Tidak Wajib efiling

  • SPT PPN atas Kegiatan Membangun Sendiri
  • SPT PPN Impor Barang Luar Negeri
  • SPT PPN Jasa Luar Negeri
  • SPT Masa PPh 25 nihil
  • SPT Masa PPh 25 kurang bayar
  • SPT Masa PPh 21 nihil
  • SPT Masa PPh 26 nihil
  • SPT Masa PPN / PPnBM nihil

Terkait ketentuan mengenai tidak wajib lapor efiling ini sudah berlaku pada PMK No.9/PMK.03/2018 tentang SPT. Sebelum adanya peraturan tersebut, SPT Masa PPh Pasal 21, PPh Pasal 25, dan PPh Pasal 26 nihil tetap wajib dilaporkan meskipun nihil (tidak ada)

Persyaratan dalam Lapor SPT Melalui efiling

Untuk melaporkan SPT melalui aplikasi ini, wajib pajak perlu memenuhi syarat-syarat di bawah ini dengan benar.

  • EFIN/nomor identitas elektronik
  • Dokumen Elektronik/SPT elektronik
  • Terdaftar dan memiliki akses ke website klikpajak.id

Tetapi khusus untuk wajib pajak yang sudah memiliki  EFIN dan sertifikat elektronik e faktur, maka tidak perlu lagi melakukan pengajuan EFIN. Tetapi, bagi yang belum memiliki EFIN, wajib pajak bisa mendapatkannya di aplikasi ini.

Bagaimana Cara Lapor SPT Online Melalui e Filing

Bagi yang belum paham tenang saja, artikel ini akan memberikan tips cara melaporkan SPT melalui melalui efiling. Ingat, semua wajib pajak harus menggunakan aplikasi atau website yang sudah terintegrasi dengan DJP.

Adapun cara pelaporannya bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Wajib Pajak bisa kunjungi website Klikpajak.id untuk login dengan memasukan email dan password yang sudah terdaftar. Jika belum terdaftar, bisa melakukan pendaftarannya di website tersebut.
  • Jika sudah registrasi, Anda akan diarahkan ke dashboard untuk dan pilih menu efiling. Pastikan sudah mendaftar EFIN terlebih dahulu.
  • Kemudian, isi form pendaftaran yang cukup diisi satu kali.
  • Jika sudah, kembali ke menu utama dan silahkan pilih Lapor Pajak. Nantinya akan tersedia halaman untuk melampirkan file.
  • Anda bisa memasukkan file CSV yang didapatkan dari aplikasi e-SPT dan e-Faktur.
  • Jika file yang dilampirkan sudah valid, maka akan muncul informasi terkait Jenis SPT, Masa Pajak, NPWP, serta keterangan pembenarannya.
  • Nantinya pajak yang telah lunas dan tersimpan di website ini akan muncul.
  • Pilihlah pajak yang akan dilaporkan dalam pelaporan SPT. Lalu klik pajak tersebut.
  • Setelah itu, lampirkan file PDF di field yang telah tersedia. Apabila status SPT wajib pajak kurang bayar/belum bayar, maka lampirkan PDF dari bukti pembayaran pajak tersebut.
  • Jika sudah pasti, silahkan klik Laporkan.
  • Setelah laporan berhasil, maka akan muncul laporan SPT yang sedang diproses oleh pihak DJP dan Anda tinggal menunggu BPE.
  • Setelah pelaporan SPT sukses/berhasil dan Anda telah menerima NTE, BPE akan dikirim melalui email yang sudah didaftarkan melalui website ini.

Jika cara diatas sudah dilakukan, maka Anda sudah terdaftar di akun efiling DJP online. Sehingga kini lapor SPT sudah bisa dilakukan melalui aplikasi tersebut. Gunakan aplikasi ini dengan baik untuk lapor pajak setiap tahunnya.

Mekari klikpajak selalu memberikan kepuasan kepada kliennya dan menjadi solusi tempat bayar pajak maupun lapor pajak. Untuk bukti ulasannya, Anda bisa melihatnya melalui website Klikpajak.id.