Masuk

EK Sebut Reuni 212 Politisasi Ayat dan Mayat, Christ Wamea: Ternyata Reuni 212 Membuat Para Setan Gelisah

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Christ Wamea menanggapi pegiat media sosial, Eko Kuntadhi yang menyebut bahwa Reuni 212 tak jauh-jauh dari politisasi ayat dan mayat.

Christ Wamea menyindir bahwa ternyata rencana Reuni 212 telah membuat para setan gelisah dan tidak tenang.

“Ternyata reuni 212 membuat para setan gelisah dan tidak tenang,” katanya melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu, 1 November 2021.

Baca Juga: Habib Rizieq Sebut Panitia Reuni 212 Diancam dan Difitnah

Ia membagikan pernyataannya bersama berita soal Eko Kuntadhi yang mengatakan Reuni 212 tak jauh dari politisasi ayat dan mayat.

Adapun Eko Kuntadhi mengatakan hal itu saat merespons kabar bahwa Reuni 212 juga akan diadakan di Masjid Az-Zikra, Sentul.

Ia menyoroti bahwa Panitia Reuni 212 mengatakan mengadakan aksi di Masjid Az-Zikra untuk sekalian taksiyah atas wafatnya putra Ustaz Arifin Ilmham, AmeerAz-Zikra.

Baca Juga: Habib Bahar Bin Smith Kembali Ungkit Kasus Brigadir J dan KM 50

“Reuni 212 mau digelar di Masjid Azzikra, Sentul. Sekalian takziyah wafatnya putra Arifin Ilham, Ameer Azzikra,” kata Eko Kuntadhi melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 30 November 2021.

“Tuh, kan. Gak jauh-jauh. Politisasi ayat dan mayat lagi,” sambungnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Panitia Reuni 212 mengatakan bahwa Reuni 212 akan diadakan dalam dua rangkaian acara.

Acara pertama, yakni “Aksi Superdamai” dengan tema “Bela Ulama, Bela MUI, dan Ganyang Koruptor” yang bertempat di Kawasan Patung Kuda Jakarta, Kamis 2 Desember 2021, pukul 08.00-11.00 WIB.

Baca Juga: Buntut Usulan Gibran Jadi Cawapres Anies, Nasdem Sindir Demokrat Kebakaran Jenggot

Kedua, acara silaturahmi dan dialog bertema “Bersama Mencari Solusi untuk Keselamatan NKRI” digelar di hari yang sama di Masjid Az-Zikra, dari pukul 12.30 sampai 15.30 WIB