Terkini.id, Jakarta- Pegiat media sosial Eko Kuntadhi kembali melontarkan komentar pedas terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait gelaran Formula E Jakarta 2022.
Baru-baru ini Eko Kuntadhi melontarkan komentarnya bahwa gelaran Formula E merupakan ajang kampanye politik Anies Baswedan.
Pernyataan tersebut diungkapkan Eko Kuntadhi melalui akun media sosial Twitternya, sebagaimana dilihat terkini.id pada Rabu 1 Juni 2022.
“FE (Formula E) emang dirancang jadi kampanye politik,” tulis Eko Kuntadhi.
Sebelumnya Eko mengatakan, jika pendukung Anies tidak koar-koar atau teriak-teriak bahwa Formula E hanya merupakan karya Anies saja.
- Buntut Usulan Gibran Jadi Cawapres Anies, Nasdem Sindir Demokrat Kebakaran Jenggot
- Eko Kuntadhi Ungkap Dana Ganjarist dari Biaya Sendiri
- Ning Imaz Maafkan Eko Kuntadhi, Faizal Assegaf: Pesantren Lirboyo Lembek
- Beberapa Poin Kesepakatan Eko Kuntadhi dan Keluarga Besar Ponpes Lirboyo
- Ditanya Soal Eko Kuntadhi, Ganjar Pranowo: Tidak Ada Hubungan Apapun
Adapun selain Anies, kata Eko, hanya sebuah omong kosong belaka. Hal demikian disebut seolah-olah Anies tidak membutuhkan bantuan siapapun.
“Yang lainnya nonsens. Seolah Anies tidak butuh bantuan siapapun,” ungkapnya.
Dengan dijadikannya Formula E menjadi ajang politik sebagaimana disebutkan Eko Kuntadhi, hal tersebut menjadi sebuah alasan banyak pejabat dan BUMN enggan memberi sponsor.
“Mungkin banyak pejabat yang mau bantu. BUMN juga mau kasih sponsor. Tapi mau gimana? FE emang dirancang jadi ajang kampanye politik,” ujarnya.

Pernyataan mengejutkan Eko Kuntadhi demikian menjadi sebuah perdebatan di antara netizen dalam kolom balasan unggahan.
Seorang netizen bernama akun jimin_andri mengutarakan komentar yang bertolak belakang dengan pernyataan Eko.
Dia mengatakan, olahraga digabung dengan politik sama dengan sampah. Sehingga, menurutnya tidak perlu menghujat Formula E sebab nantinya olahraga tersebut yang akan menjadi korban.
“Karena itu jangan hujat Formula E-nya, sebab Formula E tetap sebagai sport otomotif dengan teknologi tinggi yang jadi korban! Sport + Politic = Rubbish!” ungkap akun jimin_andri, Rabu 1 Juni 2022.
Lebih lanjut akun tersebut mengingatkan sebuah kejadian tidak menyenangkan dari lembaga sepak bola nasional PSSI yang sempat dihapus FIFA sebagai lembaga sepak bola internasional.
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi karena adanya campur tangan pemerintah dalam urusan sepak bola.
“Ingat PSSI? Sempat dibanned FIFA sebab ada campur tangan pemerintah (politik) walaupun maksudnya baik tp politik adalah politik,” ungkapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
