Turut Kecam Rara, Eko Kuntadhi: Gak Punya Empati, Norak

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi turut mengecam Rara Isti Wulandari yang menyebut putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril akan ditemukan dalam kondisi meninggal berdasarkan ramalan kartu tarot.

Eko Kuntadhi mengatakan bahwa ramalan Rara tersebut tidak memiliki empati dan sekaligus norak.

Host Cokro TV ini menilai bahwa Rara seharusnya Rara tidak mengeluarkan ramalan yang justru bisa menambah kesedihan keluarga Ridwan Kamil.

Baca Juga: Eko Kuntadhi Sindir Roy Suryo Usai Polisikan Akun Pengunggah Meme...

“Kalau yang ini, saya mengecam Rara. Ini namanya ramalan gak punya empati. Gak punya perasaan. Sekaligus norak,” kata Eko Kuntadhi, sebagaimana dikutip dari akun Twitter pribadinya pada Minggu, 29 Mei 2022.

“Simpan saja kartu tarotmu. Jangan menambah kesedihan keluarga. Yang membedakan manusia dengan udang adalah kemampuan berempati,” sambungnya.

Baca Juga: Rara Ngaku Tak Suka Anies, Politisi Demokrat: Dukun Palsu yang...

 Dilansir darDetik News, kecaman menghujani Rara Isti Wulandari karena ramalannya tentang hilangnya putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz.

Rara memprediksi berdasarkan kartu tarot bahwa Eril akan ditemukan dalam kondisi meninggal dan jasadnya ditemukan pukul 08.00 waktu setempat.

Terbaru, ia menyebut Eril akan ditemukan di arah arus Sungai Aare ke arah selatan kanan. Menurutnya, tim pencari Eril akan menemukan sobekan celana pendek warna gelap.

Baca Juga: Rara Ngaku Tak Suka Anies, Politisi Demokrat: Dukun Palsu yang...

Karena ramalannya, Rara dihujat netizen sebab dinilai tidak memiliki nurani. Pasalnya. Ia mengatakan hal seperti itu di tengah Tim SAR Swiss beserta keluarga mencari Eril.

Bukan hanya dari netizen, kecaman juga datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta Rara tidak membuat gaduh.

Waketum MUI, Anwar Abbas meningatkan bahwa agama Islam melarang umatnya berhubungan dengan dukun.

“Untuk itu, saya mengimbau para dukun dan peramal tersebut untuk tidak membuat gaduh di negeri ini. Serahkan kepada pihak yang berkompeten untuk menjawabnya,” kata Anwar Abbas pada Sabtu, 28 Mei 2022.

“Yang jelas, sekarang kan belum ditemukan dan mari kita tunggu hasil kerja para petugas tersebut,” sambungnya.

Bagikan