Terkini.id, Makassar – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan pertama 2019 melambat.
BPS mencatat, jika diukur dari besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2019, maka PDRB Sulsel mencapai Rp 118,09 triliun.
Sementara, jika dilihat dari harga konstan 2010, PDRB Sulsel mencapai Rp 77,78 triliun.
“Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan I-2019 terhadap triwulan I-2018 tumbuh 6,56 persen (yeat-on-year/yoy),” terang Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah dalam keterangan resmi BPS, di Kantornya, Senin 6 Mei 2019.
Dengan angka tersebut, BPS mencatat terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2019 jika dibandingkan capaian triwulan I-2018 sebesar 7,35 persen.
- Hadiri PSBM Makassar, Anggota DPR RI Meity Rahmatia Dorong Konsolidasi Ekonomi Pengusaha Sulsel
- Waketum Kadin AYP: Saudagar Bugis Makassar Punya Peran Besar Dorong Ekonomi Indonesia
- ARN Optimistis PSBM Dorong Investasi dan Jejaring Bisnis Saudagar Bugis Makassar
- KADIN Sulsel: PSBM 2026 Harus Hasilkan Investasi dan Lapangan Kerja
- BI Proyeksi Ekonomi Sulsel 2026 Stabil di 5-5,8%, Ingatkan Masalah Investasi dan Infrastruktur
Pertumbuhan Tertinggi Sektor Infokom
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 13,13 persen.
Sementara sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (PKLNPRT) yang tumbuh pesat sebesar 38,30 persen.
Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan I-2019 terhadap triwulan sebelumnya naik sebesar 0,31 persen (q-to-q).
Dari sisi produksi, pertumbuhan ini disebabkan oleh faktor musiman pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang tumbuh 13,90 persen.
Dari sisi pengeluaran disebabkan oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang tumbuh sebesar 43,47 persen.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
