Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Taufiqurahman mengomentari perihal ditangkanya mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman oleh Densus 88.
Menurut Taufiq, semakin hari semakin banyak oposisi yang dipidanakan mulai dari Habib Rizieq Shihab hingga kini Munarman.
Taufiq bahkan menyeret kasus terbunuhnya 6 laskar FPI yang ditembak mati aparat di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.
“6 warga sipil ditembak mati KM 50, Jumhur-Syahganda-Anton Permana-Habib Rizieq dipidanakan, sekarang Munarman mau dihabisin juga,” cuit Taufiq pada akun Twitter miliknya Rabu, 28 April 2021
Taufiq mempertanyakan sampai kapan rezim memidanakan oposisi.
- Rizal Afif Ngaku Dibayar Rp7 Juta demi Membela Munarman, Kini Tak Diakui Habib Bahar sebagai Murid
- Terbukti Bukan Teroris! Munarman Tetap Divonis Penjara, Warganet Bandingkan Dengan Luhut: Apa Aparat Berani Tangkap?
- Protes Vonis 10 Tahun M Kace, DS: Munarman yang Jelas-Jelas Provokasi Orang untuk Bom Bunuh Diri Divonis Cuma 3 Tahun
- Denny Siregar: Si Kace Divonis 10 Tahun, Munarman Jelas-Jelas Provokasi Cuman 3 Tahun, Pak Hakim!
- Mantan Sekretaris Umum FPI Diganjar Hukuman 3 Tahun Penjara Dalam Kasus Tindak Pidana Terorisme
Bahkan, Taufiq berkata bahwa rezim makin kesini makin menzalimi kaum oposisi.
“Kurang apalagi sih menghajar oposisi?, mau sampai kapan terus-terusan menjadi zalim?,” sambungnya.
Taufiq dengan tegas mengingatkan para penguasa agar berhati-hati perihal perilaku menzalimi kaum opisis
“Ingat tak ada pesta yang tak usai, hati-hati bung!,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Munarman ditangkap polisi karena diduga menjadi ‘otak’ untuk gerakkan oknum-oknum tertentu dalam melakukan aksi terorisme.
Kabar ini disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono melalui pesan singkat kepada awak media.
Argo mengatakan bahwa Munarman ditangkap di kediamannya di daerah Tanggerang Selatan, Selasa 27 April 2021 pukul 15.30 WIB.
“Munarman diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme, bermufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
