Emas Mahal, 40 Anggota DPRD Jeneponto Dilantik Pakai Pin ‘KW’

Gladi bersih pelantikan DPRD Jeneponto Periode 2019-2024, di ruang paripurna DPRD Kabupaten Jeneponto, Minggu, 25 Agustus 2019.(terkini.id/syarief)

Terkini.id, Jeneponto – Sebanyak 40 calon anggota DPRD Kabupaten Jeneponto bakal memakai pin duplikat atau kw saat pelantikan Selasa 27 Agustus 2019 mendatang.

Anggota DPRD bahkan sempat protes terkait itu saat gladi bersih pelantikan anggota DPRD Jeneponto Periode 2019-2024, di ruang paripurna DPRD Kabupaten Jeneponto, Minggu, 25 Agustus 2019.

Dari pantauan terkini.id, Calon angggota DPRD Jeneponto dari partai PAN Awaluddin Sinring mempertanyakan pin yang akan disematkan pada hari pelantikan.

“Apakah ada rangkaian acara penyematan pin angggota DPRD pada saat pelantikan nanti? karena sampai sekarang saya belum dapat,” kata Awaludin Sinring kepada Sekwan yang sedang berdiri diatas mimbar.

Sekwan DPRD Jeneponto, Muh Hasrul pun menjawab bahwa pada pelantikan nanti dirangkaikan dengan penyematan pin secara simbolis.

“Iya ada, pin disediakan oleh mantan Ketua DPRD Jeneponto, Karaeng Muang,” kata Muh Hasrul.

Pin yang disiapkan tersebut bukan dari emas, melainkan berupa kuningan yang biayanya dibebankan kepada para anggota DPRD terpilih tersebut.

Sekretariat DPRD Dianggap Tidak Profesional

Calon angggota DPRD Jeneponto dari partai PPP, Imam Taufiq pun protes dan menganggap bahwa pihak sekretariat tidak profesional dalam melakukan persiapan pelantikan 40 angggota DPRD Jeneponto Periode 2019-2024.

“Pelaksanaan teknis dalam hal ini pihak sekretariat DPRD Jeneponto tidak profesional, pin saja tidak disediakan, pin yang akan dipakai itu kita disediakan oleh mantan Ketua DPRD Jeneponto Karaeng Muang (Andi Kaharuddin Mustamu),” tegas Imam Taufiq

Menurutnya, Sekretariat DPRD Jeneponto tidak menyediakan pin angggota DPRD dengan alasan anggaran.

“Alasannya karena emas mahal, pin angggota DPRD itu terbuat dari emas seberat 5 gram,” jelas Imam Taufiq.

Meski begitu, Sekretariat DPRD menegaskan pengadaan pin emas bukan ditiadakan, tetapi cuma ditunda saja.

Para anggota DPRD Jeneponto tetap akan mendapat dua pin emas masing-masing seberat 5 kilogram. Anggarannya dialokasikan dalam APBD Perubahan 2019.

Berita Terkait
Komentar
Terkini