Breaking News: Polisi Tetapkan Tersangka Oknum Caleg Terpilih DPRD Jeneponto

Kasat Reskrim Polres Jeneponto,AKP Boby Rachman

Terkini.id,Jeneponto – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jeneponto telah ditetapkan tersangka terkait dugaan Korupsi pembangunan Jembatan Bosalia.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim polres Jeneponto AKP Boby Rachman, kepada terkini.id, Rabu, 21 Agustus 2019 melalui telepon selulernya.

“Baru ditetapkan tersangka, beliau ditetapkan sebagai tersangka, kemarin, 20 Agustus 2019. Saya sudah tanda tangan,”kata AKP Boby Rachman.

Abd Malik Situju yang merupakan salah seorang calon anggota DPRD Jeneponto terpilih pada pemilu 2019 lalu, ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan korupsi proyek Pembangunan Jembatan Bosalia yang menelan anggaran lebih Rp4 miliar yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2016.

Dimana sebelumnya, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reskrim Polres Jeneponto memeriksa kurang lebih 8 jam mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jeneponto, pada tanggal, 1 Juli 2019 lalu.

Boby mengatakan, Mantan Kepala Dinas PU itu ditetapkan tersangka setelah diambil keterangannya sebagai pengguna anggaran proyek Pembangunan Jembatan Bosalia tahun anggaran 2016.

“Proyek Pembangunan Jembatan Bosalia dianggarkan tahun 2016, dengan total anggaran Rp 4.045.491.000 yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2016,” jelas Boby Rachman.

Dimana tahap satu  proyek pembangunan Jembatan dikerjakan oleh PT. Trikarya Utama Cendana itu sampai sekarang belum selesai.

Berita Terkait