Terkini.id, Jeneponto – Dua Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto mengikuti Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Bontoa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Kamis, 28 Januari 2021.
Dua anggota DPRD Jeneponto itu adalah Awaluddin Sinring dari Fraksi PAN dan Mega Yanu Arimbi dari Fraksi Golkar yang merupakan anggota DPRD Jeneponto dari Dapil I Kecamatan Binamu dan Turatea.
Dalam Musrenbang yang dihadiri beberapa perwakilan OPD, pihak Pemerintah Kecamatan, para kepala lingkungan, tpkoh masyarakat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda, Awaluddin Sinring menyoroti beberapa perwakilan OPD yang tidak hadir.
“Sebelum saya masuk dalam inti dari acara ini, sedikit kami menyoroti terkait dengan kedisiplinan teman-teman OPD, dari empat hari ini saya mengikuti Musrenbang di beberapa kelurahan saya selalu menunggu kurang lebih 1 jam baru kehadiran teman-teman dari OPD dan bahkan ada beberapa OPD yang tidak hadir,” kata Awaluddin.
Lebih lanjut, Legislator PAN itu mengatakan, perwakilan masing-masing OPD sangat diharapkan untuk hadir oleh masyarakat.
- Wujudkan Kemandirian Pangan, Bupati Jeneponto Hadiri Panen Raya Jagung Nasional dan Peresmian Fasilitas Pangan
- Untuk Pertama Kalinya, Pupuk Subsidi Hadir di Rongkong Luwu Utara
- Momen Pertemuan Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta, Hangat dan Sarat Makna
- Kisah Mengharukan, Ibu Di Mana? Syifa Rindu, 16 Tahun Menanti Pelukan Sang Ibu
- Four Points Makassar Sajikan Beragam Menu Dimsum Lezat untuk Pecinta Kuliner Asia
“Mestinya tidak ada alasan bagi OPD untuk tidak hadir dalam acara Musrenbang ini, karena ini pelayanan secara langsung kepada masyarakat dan dari beberapa hari sebelum pelaksanaan Musrenbang ini sudah terprogram dengan baik, yang tentunya setiap OPD sudah mempersiapkan diri, jadi tidak ada alasan untuk tidak hadir,” tegas Awaluddin Sinring.
Awaluddin pun akan menjadikan hal tersebut sebagai bahan untuk disampaikan kepada Bupati Jeneponto agar hal seperti itu tidak terulang lagi.
“Sekarang dinas yang sangat berkompeten memberikan penjelasan kepada masyarakat bahkan tidak hadir, diantaranya Dinas Pertanian yang semestinya hadir untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait keluhan-keluhannya sesuai apa yang dialami oleh para petani,” ungkap Awaluddin Sinring.
Anggota komisi IV DPRD Jeneponto itu juga mencari perwakilan beberapa OPD selain Dinas Pertanian Jeneponto.
“Apakah ada Perwakilan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, harus perwakilan OPD itu hadir karena tentunya sangat ditunggu oleh masyarakat untuk mendengarkan usulannya begitu pu keluhannya,” terangnya.
Sementara, salah seorang warga Kelurahan Bontoa juga menyampaikan kekecewaannya terhadap anggota DPRD Jeneponto yang ditugaskan untuk menghadiri Musrenbang Kelurahan Bontoa.
“Saya selaku masyarakat sangat menyayangkan ketidakhadiran anggota DPRD Jeneponto dalam Musrenbang ini, padahal sudah jelas beliau ditugaskan untuk menghadiri Musrenbang Kelurahan Bontoa, harusnya kegiatan seperti itu inilah yang wajib dihadiri oleh anggota DPRD, karena dalam kegiatan ini anggota DPRD dapat mendengar apa program prioritas yang diusulkan oleh masyarakat,” jelas salah seorang warga Kelurahan Bontoa yang enggan disebut identitasnya itu.
Berdasarkan informasi dari pihak Kelurahan Bontoa, anggota DPRD Jeneponto yang akan hadir di Musrenbang tersebut yakni, Ketua DPRD Jeneponto, Hj Salmawati (Gerindra), Awaluddin Sinring (PAN), Mega Yanu Arimbi (Golkar) dan Rima Ayumi Wulandari (Perindo).
Namun, menurut Awaluddin Sinring di depan peserta Musrenbang, Ketua DPRD Jeneponto Hj Salmawati tidak hadir karena ada kegiatan yang sifatnya untuk masyarakat yang dihadiri dan Rima Ayumi Wulandari tidak hadir karena sakit.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
