Enam Laskar FPI Disebut Mati Syahid, Abu Janda: Tiap Ada Teroris Mati Dipuji Syuhada

Enam Laskar FPI Disebut Mati Syahid, Abu Janda: Tiap Ada Teroris Mati Dipuji Syuhada

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Abu Janda mengomentari sejumlah anggapan pihak yang menyebut enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas ditembak aparat kepolisian mati syahid dan merupakan Syuhada atau meninggal di jalan Allah.

Lewat unggahannya di Instagram Permadiaktivis2, Jumat 11 Desember 2020, Abu Janda menuliskan sejak kasus Bom Bali hingga ISIS di Poso anggapan itu terus digemborkan.

“Dari jaman bom bali sampe Santoso ISIS Poso. Tiap ada Teroris mati dipuja-puji Syuhada (mati di jalan Allah),” tulis Abu Janda.

Namun, kata Abu Janda, jika teroris disebut agama Islam banyak pihak yang malah marah dan tak terima.

“Tapi Teroris disebut agamanya islam, marah kaga terima. Dasar iler demit!,” ujarnya.

Baca Juga

Dalam unggahannya itu, pria bernama lengkap Permadi Arya ini juga membagikan sebuah poster bertuliskan tentang hal tersebut.

“Teroris agamanya islam donk? Tidak! Teroris tak punya agama. Dasar Daki Onta!,” demikian tertulis dalam isi poster itu.

Sebelumnya, Sekjen HRS Center Haikal Hassan menyebut keenam laskar FPI yang tewas ditembak aparat kepolisian tersebut mati dalam keadaan syahid, dan kini di akhirat sedang duduk bersama Rasulullah SAW.

Hal itu disampaikan Haikal Hassan saat menghadiri pemakaman jenazah enam laskar FPI tersebut.

Adapun video yang memperlihatkan prosesi pemakaman itu ditayangkan oleh kanal Youtube Rasil TV.

Dalam video tersebut, Haikal Hassan juga menyebut bahwa roh enam laskar FPI itu saat ini sedang bersama Rasulullah SAW.

“Ibu dan bapak yang ditinggalkan, sahabat-sahabat saya, Lutfi, Reza, Faiz, Sofyan, Andi, dan Khadafi, antum saat ini sedang bersama Rasulullah SAW,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.