Terkini id,Makasar – Event Makassar Internasional Eight Festival and Forum atau lebih dikenal event F8 ditetapkan kembali masuk 100 Calendar of Events nasional bersanding dengan event budaya lain di seluruh tanah air.
Penetapan ini ditandai dengan peluncuran secara resmi oleh Kementrian Pariwisata yang dilakukan oleh Deputi Pengembangan Pemasaran I, Kemenpar, Rizki Handayani mewakili Menteri Pariwisata bersama dengan Gubernur Sulsel yang diwakili oleh Asisten II Pemprov Sulsel beserta Walikota Makassar, Danny Pomanto.

Peluncuran event F8 bersama dengan 3 event lainnya dari Sulawesi Selatan seperti Toraja International Festival (TIF), Festival Pinisi dan Festival Takabonerate berlangsung di Balairung Soesilo Soedirman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jalan Merdeka Barat No.17, Jakarta Pusat, Jumat 26 April 2019.
Diketahui bahwa Makassar Internasional Eight Festival and Forum atau lebih dikenal event F8 merupakan salah satu event yang fenomenal tanah air yang wajib Anda kunjungi pastinya.
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dalam sambutannya mengatakan bahwa event F8 di tahun 2019 ini akan hadir dengan sesuatu yang baru dan berbeda dari tahun sebelumnya.
- Danny Pomanto Dinilai Lebih Kreatif dan Punya Ide Orisinil untuk Sulsel, F8 Adalah Contohnya
- Dispar Makassar Ajak Surabaya Ikut Serta dalam Makassar International Eight Festival and Forum
- Pemerintah Ambon dan Dispar Makassar Jalin Kerja Sama, Roem Undang Hadiri F8
- Di Talk Show Ramadan Favorit, Hilmy Ungkap Keterlibatan Pemuda di F8
- Apresiasi F8, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo: Ruang Pelaku Usaha Kreatif Berekspresi

“Ada yang beda. Kali ini kami akan memadukan antara culture atau budaya dengan teknologi di era 4.0 Millenial,” tutur Danny.
Dijelaskan Danny bahwa suguhan terbaru dari F8 di tahun 2019 ini tentu melihat perkembangan. Di tengah teknologi yang semakin hari semakin canggih ini para generasi muda tidak melupakan budayanya. Ini merupakan ramuan seluruh budaya Sulsel.

“Tahun ini kita akan melihat sebuah kombinasi memasukkan futuristik robotik. Kami ingin mempertemukan cultur ekperimen budaya yang akan bertemu dengan teknologi robotik,” ucap Danny.
Bagi suami Indira Jusuf Ismail ini mengaku menjadi sebuah kehormatan ke-4 kalinya untuk menyampaikan sebuah ide yang hari ini sudah masuk top ten pesona Indonesia.
“Pada saat pertama F8 saya luncurkan semua bingung. Namun, branding yang terbangun ini sudah menunjukkan eksistensi yang luar biasa,” ungkap Danny di hadapan para undangan.

Ia juga menyebutkan sejumlah kesuksesan pelaksanaan event F8 selama ini. Kata Danny dapat terlihat dengan total pengunjung F8 2018 tahun lalu yang mencapai 2,5 juta orang dengan total transaksi 29 Milyar.
“Tahun ini sendiri target tak muluk-muluk, hanya saja fokus mendongkrak pengunjung nusantara dan International. Tahun 2019 ini kami berusaha akan menghadirkan Sophia, sebuah robot humanoid yang diyakini akan menjadi senjata ampuh di event F8,” imbuhnya.
Sementara itu, Deputi Pengembangan Pemasaran I, Kemenpar, Rizki Handayani menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi atas event yang telah tiga kali berturut-turut terselenggara dengan sukses.

“Tidak sembarangan event di daerah untuk bisa masuk menjadi event nasional. Untuk masuk ke Calender of Event Wonderful Indonesia sendiri setiap event di daerah perlu memenuhi unsur 5C, yaitu creative, cultural, comercial, communication, serta commitment,” tuturnya.
Ia juga terkesan dengan suguhan ide kreatif, unik dan terbaik dari penampilan 8 unsur pertunjukan fashion, film, folk, flora and fauna, fine art, fussion music, dan fiction writer and font.
Hal senada juga dikatakan, Asisten II Pemprov Sulsel, Muh. Firda, menekankan melalui penyelenggaraan event F8 ini pihaknya ingin menunjukkan kepada masyarakat Indonesia dan mancanegara bahwa Makassar atau Sulsel merupakan destinasi menarik.

“Wilayahnya sangat kaya dengan daya tarik alam, budaya, serta daya tarik wisata buatan,” tuturnya.
Diketahui jumlah kunjungan wisman ke Sulsel tahun lalu sebanyak 14.115 wisman di antaranya datang dari Malaysia, Korea Selatan, Jerman , Perancis, dan Belanda atau sebagai Top 5 countries.

“Para wisman ini masuk melalui Bandara Sultan Hasanuddin. Pergerakan wisnus tahun lalu sebanyak 10,073 juta atau mengalami pertumbuhan sebesar 4% dibandingkan tahun 2017 sebanyak 9,68 juta wisnus,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
