Fadli Zon Anggap Staf Khusus Millenial Hanya Kosmetik

Fadli Zon Anggap Staf Khusus Millenial Hanya Kosmetik

Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Fadli Zon anggap Staf Khusus Milenial sebagai kosmetik.

Hadirnya Staf Khusus Millenial yang dipilih oleh Presiden Jokowi 21 November 2019 silam kembali menjadi perbincangan publik.

Perwakilan Persaudaraan Aktivis dan Warga (Pandawa) Nusantara, Andi Wahyudin mengakui keberadaan Staf Khusus Milenial belum dirasakan manfaatnya secara signifikan.

Hal ini disampaikan Andi pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021 bertemakan ‘Sumpah Pemuda 28 Oktober, Memasuki Revolusi 4.5’, yang diselenggarakan secara virtual oleh Jakarta Journalist Center pada Sabtu 30 Oktober 2021.

Andi juga menyarankan sebaiknya Staf Khusus Millenial dibubarkan saja daripada hanya menghabiskan anggaran.

Baca Juga

“Tidak ada kontribusi yang nyata dari stafsus milenial yang dirasakan kaum milenial, jadi lebih baik dibubarkan saja,” jelasnya.

Menanggapi pernyataan Andi, Fadli Zon mengemukakan pendapatnya melalui cuitan Twitter.

“Dari sejak dilantik, mereka hanya sekadar kosmetik,” tulisnya di laman pribadi, Minggu 31 Oktober 2021.

Sebutan kosmetik dari Fadli Zon ini menuai banyak komentar dari warga di sosial media. Bagaimana tidak secara bahasa kosmetik biasanya digunakan sebagai alat untuk mempercantik wajah.

Dalam kasus ini, Staf Khusus Milenial dianggap sebagai alat untuk mempercantik wajah Pemerintahan Jokowi saja, tidak ada tujuan selain itu.

Diketahui bahwa Staf Khusus sebenarnya merupakan orang yang berada di luar kementerian dan bertugas secara khusus membantu tugas Presiden.

Program Kartu Prakerja dan Penanaman ideologi Pancasila merupakan contoh dari tugas Staf Khusus Milenial di era Jokowi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.