Terkini.id, Jakarta – Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Politisi Gerindra Fadli Zon yang mengaku heran lantaran pemerintah RI masih memakai vaksin covid buatan China.
Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 10 Juli 2021, meminta kepada Fadli Zon agar tak asal bicara terkait vaksin.
Pasalnya, kata Ferdinand, banyak negara di dunia cukup kesulitan untuk mendapat vaksin covid. Ia pun menilai, hal itu tidak dipahami Fadli.
“Untuk dapat vaksin itu tidak mudah. Jangan asal ngoceh kesannya anda tak paham situasi global dan nasional,” cuit Ferdinand Hutahaean.
Selain itu, Ferdinand juga menilai vaksin Sinovac yang efektifitasnya di atas 60 persen saat ini lebih bermanfaat bagi pasien covid di tanah air.
- BKSAP DPR Serukan Dunia Usir Israel dari Wilayah Palestina
- DPR RI Suarakan Isu Palestina di Forum Internasional
- Israel Serang RS Indonesia di Gaza, Fadli Zon: Tanda Nyatakan Perang terhadap Indonesia
- BKSAP DPR Ingatkan Krisis Gaza di Forum Parlemen G20
- BKSAP Soroti Respon Barat Cenderung Berpihak ke Israel: Harusnya Bersikap Adil dan Netral
“Sinovack itu evikasinya diatas 60% artinya saat ini sgt bermanfaat daripada tidak sama sekali,” tuturnya.
Adapun jika Fadli Zon mengkritik vaksin Sinovac itu, kata Ferdinand, maka dirinya meminta Fadli untuk menunjukkan di mana lagi pemerintah RI bisa mendapat vaksin bila bukan dari China.
“Zone, coba tunjukkan darimana kita bisa dapat vaksin? Mbacot aja kau..!,” tegas Ferdinand Hutahaean.
Sebelumnya, Politikus Gerindra Fadli Zon mempertanyakan alasan pemerintah RI masih menggunakan vaksin Sinovac asal China yang diragukan efikasinya.
Hal itu disampaikan Fadli Zon dalam wawancara bersama Karni Ilyas yang diunggah di kanal Youtube Karni Ilyas Club beberapa waktu lalu.
Pada wawancara itu, Fadli mengatakan bahwa vaksin Sinovac saat ini tidak diakui sejumlah negara lain. Salah satunya yakni Singapura.
Menurutnya, Singapura mengandalkan vaksin buatan Amerika Serikat, Moderna dan Pfizer, dengan alasan tingkat efikasi tinggi.
“Saya pendukung bahwa kita ini perlu divaksin. Tapi, harus ada penjelasan, kenapa vaksin yang kita gunakan ini, terutama Sinovac, kok tidak diakui di negara-negara lain?,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
