Terkini.id, Jakarta – Fadli Zon turut mengomentari dicabutnya izin penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) oleh Kemensos yang ditujukan kepada yayasan Aksi Cepat Tanggap atau ACT.
Menurut politisi Partai Gerindra itu, langkah yang dilakukan oleh Kemensos tersebut terlalu gegabah dan salah.
Lewat akun media sosial Twitter miliknya, Fadli Zon menuturkan bahwa untuk mendapatkan keadilan harusnya dilakukan audit dan juga libatkan pihak hukum.

“Seharusnya jangan otoriter main cabut izin ACT. Audit n bawa ke ranah hukum,” cuitnya di media sosial Twitter miliknya @fadlizon, dikutip Kamis 7 Juli 2022.
Kemudian Fadli Zon menilai kasus ini harusnya dipastikan terlebih dulu apakah ada oknum yang berulah atau memang berlangsung secara sistemik.
- BKSAP DPR Serukan Dunia Usir Israel dari Wilayah Palestina
- DPR RI Suarakan Isu Palestina di Forum Internasional
- Israel Serang RS Indonesia di Gaza, Fadli Zon: Tanda Nyatakan Perang terhadap Indonesia
- BKSAP DPR Ingatkan Krisis Gaza di Forum Parlemen G20
- BKSAP Soroti Respon Barat Cenderung Berpihak ke Israel: Harusnya Bersikap Adil dan Netral
“Apakah ini ulah oknum atau sistemik?” imbunya.
Fadli pun mempertanyakan bahwa bisa saja sistem ini digunakan untuk menindaklanjuti pihak yang melakukan korupsi dana bansos.
“Jangan salahkan kalau logika ini dipakai pada oknum koruptor dana bansos di Kemensos,” tandasnya.
Cuitan Fadli Zon tersebut sontak menuai banyak tanggapan dari para warganet yang membanjiri kolom komentar.
“Banyak yg terbantu adanya ACT, terutama saat terjadi musibah banjir, gempa bumi, erupsi gunung berapi, kebakaran perkampungan, dll. Alangkah bijak jika dilakukan audiensi terlebih dahulu, syukur2 melalui audit & pendekatan hukum jika ada memang disinyalir ada penyimpangan,” tulis akun @WAHYU_UNIFORM.
“Kalau seperti ini caranya, kenapa kemensos tidak dibubarkan. Bukankah menterinya maling dana bansos untuk dipakai kepentingan pribadi dkk?” tulis akun @Bangsa99663550.
“Tlg dibantu pak, banyak pihak bergantung bantuan act, jika distop tiba2 kn kasian. Klo sakit diobati dululah, jgn lgsg dibunuh,” tulis akun @Ruiherman.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
