Fadli Zon Tuding Pemerintah Mau Jual TMII untuk Bayar Utang, Netizen: Dia di DPR dan Ikut Memutuskan Utang

Terkini.id, Jakarta – Tudingan Politisi Partai Gerindra Fadli Zon terkait pengambilalihan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh pemerintah untuk dijual mendapat reaksi netizen.

Pasalnya, Fadli Zon menduga TMII dijual untuk bayar utang, tapi posisinya saat ini adalah anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra yang tentu saja ikut menyepakati terkait kebijakan utang pemerintah.

Untuk diketahui, lewat akun twitternya, Fadli Zon mengungkapkan kecurigaannya bahwa TMII akan dijual pemerintah.

Baca Juga: Fadli Zon Sindir Pengawalan Ketat Presiden Jokowi ke Ukraina, Ruhut:...

“Jangan sampai TMII dijual juga untuk bayar utang,” cuit Fadli Zon dalam twitter pribadinya @fadlizon, Rabu 7 April 2021 lalu.

Untuk diketahui, pemerintah sebelumnya memberi tenggat waktu kepada pengelola TMII yang selama ini dikuasai oleh Keluarga Mantan Presiden Soeharto, untuk menyerahkan laporan pengelolaan.

Baca Juga: Fadli Zon Sindir Pengawalan Ketat Jokowi ke Ukraina, Ketum Tegar:...

Menanggapi cuitan Fadli Zon, Netizen Wahyu Sutono menyebut, langkah ‘Si Raja Nyinyir’ Fadli Zon yang mengeluarkan tudingan seperti itu, bukanlah hal mengejutkan.

“Sudah bukan hal yang mengejutkan bila ‘Sang Raja Nyinyir’ tuanku Fadli Zon ini menuding pemerintah akan menjual TMII, paska TMII diambil alih oleh pemerintah, setelah 44 tahun dikuasai oleh Keluarga Cendana,” tulisnya.

Menurut dia, Fadli Zon adalah orang yang pandai. “Jadi sungguh ‘Hil Yang Mustahal’ ia tak mengetahui kinerja dan prestasi pemerintahan Jokowi. Tapi karena kepentingan yang bermuara pada ambisi kekuasaan, maka yang keluar dari mulutnya hanya hal-hal buruk yang dibuatnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Fadli Zon Sindir Pengawalan Ketat Jokowi ke Ukraina, Ketum Tegar:...

Menurut dia, tudingan Fadli Zon pengambilalihan TMII khawatir untuk membayar utang itu jelas terlalu dibuat-buat. 
“Karena Fadli Zon sangat tahu bahwa utang itu tidak berdiri sendiri atas keputusan seorang Jokowi atau Sri Mulyani, tapi diputuskan bersama dengan DPR RI yang nota bene ada Fraksi Gerindra dimana kursi Fadli Zon ikut menentukan utang,” ungkapnya.

Dia pun mengungkapkan, justru hal konyol dan lucu untuk Fadli Zon karena di era Orde Baru, Fadli justru adem ayem terhadap Presiden Soeharto yang saat itu ratio utang negara mencapai hingga 65% terhadap PDB/

Sedangkan, hasil pembangunan Soeharto menurut dia kalah jauh dengan era Jokowi yang ratio utangnya 40%-an, itu pun karena plus utang swasta dan ditambah utang warisan dari pendahulunya.

“Fadli Zon pun sangat tahu bahwa pemerintah sangat disiplin membayar utang, karena setiap Agustus selalu ada laporan pertanggung jawaban pemerintah. Lebih dari itu ia pun pasti tahu andai dunia tak diterpa Covid-19, utang negara tak lebih dari ratio 30% terhadap PDB.

Seharusnya Fadli ini tanya, selama 44 tahun itu uangnya kemana? .. ah memang seumur Fadli Zon ini sedang lucu-lucunya ya..” tulisnya.

Bagikan