Terkini.id, Jakarta – Seorang polisi lalu lintas (Polantas) di Jawa Tengah mendadak viral usai video yang memperlihatkan dirinya mengambil bendera merah putih di selokan, beredar luas di media sosial.
Video polisi tersebut viral usai diunggah oleh akun Instagram Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
“Apa komentarmu pd polisi botak ini?” tulis Ganjar Pranowo di video unggahannya terkait polisi tersebut.
Belakangan diketahui, polisi viral tersebut bernama Brigadir Polisi Nanang Agus Rianto yang bertugas di Sat PJR Ditlantas Polda Jawa Tengah.
Peristiwa saat Nanang mengambil bendera merah putih di selokan itu dilakukannya ketika tengah beristirahat di sela-sela mengawal kunjungan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
- Hadiri Reses di Pasar Terong, Cicu Berjanji Koordinasi Soal Kanal Panampu Tanpa Pagar Pengaman
- Dirjen Dikti Terima Audiensi FORKOM PPPI di UHO, Bahas Masa Depan Pendidikan Profesi Insinyur
- DPRD Gowa Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup: Wujud Transparansi dan Akuntabilitas Daerah
- Ikuti Milad Ke-53 Tingkat Provinsi, IPPK Jeneponto Tegaskan Komitmen Sebagai Mitra Pemerintah Majukan Pendidikan
- RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Siap Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel
Nanag pun menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi pada 30 Juni 2020.
“Itu kejadian tanggal 30 Juni, pas kunjungan Bapak Presiden ke Weleri, Batang. Kami melakukan pengawalan terus standby di PTPN. Itu sebenarnya saat istirahat ngobrol dan bercanda dengan teman-teman, kru sopir,” cerita Nanang, Selasa, 7 Juli 2020 seperti dikutip dari detikcom.
Nanang mengungkapkan, saat ia tengah beristirahat dirinya tak sengaja melihat bendera merah putih itu berada di selokan.
Ketika itu, Nanang menelepon istrinya. Saat telepon tersebut, ia berjalan ke arah barat yang ada jembatan dan selokan kecil.
“Pas jalan itu, saya melihat ada bendera. Spontan saja saya ambil,” ujar Nanang.
Saat itulah, ia tak menyadari jika teman-temannya merekam aksinya itu.
Video itupun lantas disebar teman-teman kepolisian Nanang di grup WhatsApp hingga akhirnya viral.
Nanang pun mengaku tak tahu siapa yang sebelumnya membawa bendera tersebut hingga berada di selokan.
“Kalau dibawa siapanya nggak tahu, tapi biasanya setiap kita ngawal Bapak Presiden itu pasti ada yang nyambut dari siswa sekolah, SD, SMP di sekitaran biasanya nyambut pakai bendera-bendera kecil,” ujarnya.
Ia juga menceritakan bahwa bendera yang diambilnya itu berjumlah dua buah.
Satu bendera ia pasang di pohon, sementara satu lainnya dibawa pulang ke Semarang.
“Satu saya tempel di pohon. Satunya saya bawa ke Semarang,” ujar Nanang.
Ia sendiri baru mengetahui video aksinya itu viral di media sosial saat Hari Bhayangkara pada 1 Juli lalu.
Saat itu, kata Nanang, rekan-rekannya sesama polisi hingga luar Jawa mengirimkannya pesan support dan kebanggaan lantaran menyaksikan aksinya tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
