Terkini.id, Makassar – Realisasi Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mencapai Rp195 miliar atau hampir mencapai 15 persen dari target. Jumlah itu meningkat dari laporan terkahir triwulan pertama per 15 Maret yaitu sebesar Rp120 miliar.
Mengingat masih awal tahun, realisasi dilaporkan masih cukup jauh dari target tahun 2021 yaitu Rp1,3 triliun. Sektor Pariwisata dikalkulasi menjadi sektor yang realisasinya masih minim. Hal itu diutarakan Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan.
Sebagai contoh, realisasi pajak hotel saat ini baru mencapai Rp16 miliar, sedangkan target mencapai Rp70 miliar.
Demikian pula pajak hiburan dilaporkan baru mencapai Rp2,3 miliar dari target Rp67 miliar. Meski minim, realisasi terhitung menunjukkan tren positif dibanding tahun lalu yang sama sekali tidak ada setoran.
“Jadi kalau saya liat ini memang sekarang masih Covid-19, yah hotel harus kita push, jadi semua bermuara ke pariwisata yang berafiliasi seperti restoran, hotel, hiburan, itu memang masih berdampak, walaupun trennya sekarang sudah positif kan,” jelas Irwan.
- TP2DD Makassar 2026: Digitalisasi Jadi Strategi Utama Dongkrak PAD
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel
- Bapenda Makassar Ambil Bagian di Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Dukungan untuk Pembangunan Kota
- Bapenda Makassar Jadi Rujukan, BPKAD Merauke Datang Belajar Optimalisasi PAD
- Transformasi Digital Pajak Daerah, Bapenda Makassar Hadiri KATALIS P2DD 2026
Dia menargetkan, pemulihan pajak pariwisata dapat secepatnya normal pada triwulan ketiga. Hal ini juga diharapkan mampu mengejar target ketertinggalan realisasi pajak tahun lalu.
Diketahui realisasi sempat di-adjustment menjadi Rp850 miliar dari target Rp1,7 triliun.
Dia mengatakan perlu ada perombakan post to post di seluruh lini dalam memperbaiki pemasukan pemerintah kota tersebut.
“Jadi sudah ada tax clearance, ini perlu optimalisasi pendapatan daerah melalui pajak daerah dan retribusi. Dari tingkat bawah sampai atas itu harus jalan semua,” jelas dia.
Selain upaya tersebut, digitalisasi juga perlu didorong untuk meningkatkan akuntabilitas pemasukan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
