Fathur Rahim Wakili Wali Kota Makassar di Halal Bihalal Srikandi Balira

Fathur Rahim Wakili Wali Kota Makassar di Halal Bihalal Srikandi Balira

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Dr. Ir. Fathur Rahim, ST, MT, IAI, mewakili Wali Kota Makassar dalam kegiatan Halal Bihalal Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa yang berlangsung di RM New Saung Rindu Alam Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Jumat 10 April 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Dr. Ir. Fathur Rahim, ST, MT, IAI, menegaskan komitmennya dalam menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Fathur Rahim Wakili Wali Kota Makassar di Halal Bihalal Srikandi Balira
Halal Bihalal Makassar” />
Halal Bihalal Srikandi Balira Lembaga Adat Kerajaan Gowa

“Budaya yang diwariskan oleh leluhur kita adalah fondasi penting bagi generasi ke depan. Nilai-nilai itu harus terus kita jaga dan hidupkan kembali,” ujar Fathur Rahim.

Ia menekankan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama lintas generasi. Menurutnya, penguatan budaya lokal terus didorong melalui berbagai program yang melibatkan masyarakat, termasuk peran perempuan dalam pembentukan karakter generasi.

“Perempuan memiliki peran penting sebagai teladan, baik dalam keluarga maupun dalam masyarakat. Dari merekalah nilai-nilai budaya pertama kali diajarkan kepada anak-anak,” lanjutnya.

Fathur Rahim Wakili Wali Kota Makassar di Halal Bihalal Srikandi Balira
Baca Juga

Fathur Rahim juga mengingatkan bahwa arus globalisasi dan kemajuan teknologi menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan nilai-nilai tradisional.

“Teknologi boleh maju, tetapi jika tidak diimbangi dengan budaya yang kuat, maka kita akan kehilangan jati diri,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Srikandi Balira, Andi Hukmawati, menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi dan penguatan komitmen dalam menjaga budaya lokal.

“Halal Bihalal ini adalah momentum untuk membersihkan hati, melebur ego, dan memperkuat langkah bersama dalam menjaga nilai-nilai budaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perjalanan organisasi selama empat tahun tidak lepas dari dinamika, namun hal tersebut menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.