Terkini.Id, Jakarta – Federasi sepakbola Kroasia dijatuhi sanksi oleh FIFA. Sanksi itu menyusul nyanyian para fans Kroasia yang berbau xenofobia, kebencian terhadap orang dari negara lain, yang ditujukan kepada kiper Kanada Milan Borjan di Piala Dunia 2022.
Federasi sepakbola Kroasia diharuskan membayar denda sebesar 5.000 franc atau sekitar Rp 830 juta.
TimnasKroasiaberhasil melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2022 usai sukses menyingkirkanBrasil dengan skor 4-2 lewat drama adu pinalti di Stadion Education City, Ar Rayyan, Qatar, Sabtu 9 Desember 2022 dini hari WIB.
Namun Modric Cs harus menelan pil pahit lantaran federasi sepak bola dunia,FIFA, menjatuhkan sanksi kepada Kroasia.
Berdasarkan keterangan FIFA yang dikutip AFP, sanksi tersebut harus diterima Kroasia menyusul tindakan verbal berupa nyanyian para suporter yang berbau xenofobia atau kebencian terhadap orang dari negara lain. Nyanyian para fan itu ditujukan kepada kiper Kanada, Milan Borjan di Piala Dunia 2022.
- Berikut Fakta Menarik Usai Kroasia Raih Peringkat Ketiga Piala Dunia 2022
- Preview Pertandingan Kroasia Vs Maroko: Siapa yang Layak Raih Tempat Ketiga?
- Jelang Duel Perebutan Tempat Ketiga, Pelatih Kroasia: Maroko Adalah Kejutan Terbaik di Piala Dunia!
- Lionel Messi Jadi Top Skor Sepanjang Masa Argentina di Piala Dunia Usai Bobol Gawang Kroasia
- Hasil Argentina vs Kroasia: Argentina Maju ke Final Piala Dunia 2022, Messi Top Skor Sementara
“Terkait tingkah suporter Kroasia selama pertandingan FIFA Piala Dunia antara Kroasia v Kanada pada 27 November,” demikian pernyataan FIFA dikutip AFP.
Tindakan verbal dan mengolok-olok itu dilakukan para suporter Kroasia selama pertandingan penyisihan Grup F Piala Dunia 2022, 27 November 2022 lalu.
Selama pertandingan yang berlangsung di Doha itu, fans Kroasia secara verbal menyerang Borjan, keturunan etnik Serbia, yang lahir di Kroasia tapi meninggalkan negara itu ketika masih anak-anak.
Mereka juga membentangkan spanduk, salah satunya yang mengacu ke operasi militer 1995 yang mengakhiri perang kemerdekaan Kroasia.
Selama dan setelah operasi tersebut lebih dari 200.000 warga etnik Serbia meninggalkan negara tersebut, termasuk keluarga Borjan.
Diketahui, pemain yang membela FK Crvena Zvezda itu ialah seorang keturunan etnik Serbia, yang lahir di Kroasia, tetapi meninggalkan negara itu ketika masih anak-anak pada 1995 selama operasi militer.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
