Fenomena Bantuan Demi Konten Sosmed di Tengah Bencana Banjir Makassar

Fenomena Bantuan Demi Konten Sosmed di Tengah Bencana Banjir Makassar

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Di tengah bencana banjir Makassar pada Senin, 13 Februari 2023 kemarin, warga mengeluhkan fenomena relawan dadakan yang membawa dan memberikan bantuan langsung kepada korban, bahkan merekamnya di jejaring sosial.

Dirga, warga BTP menyesalkan hal tersebut terjadi di tengah suasana bencana. Ia meragukan bantuan tersebut semata untuk kemanusiaan atau bagian dari manuver politik.

Pasalnya, relawan tersebut memakai atribut dengan menggambarkan salah satu tokoh.

“Memang bantuan dari relawan sangat membantu, namun sangat disayangkan ada teman-teman dan donatur dalam tanda kutip yang datang untuk mengambil keuntungan, untuk mendapatkan konten,” kata Dirga, Selasa, 14 Februari 2023.

Dirga mengaku tidak semua donatur melakukannya, tapi kedatangan mereka yang berbondong-bondong juga menganggu pendistribusian bantuan.

“Sebagian terasa mengganggu karena saya lihat ada bantuan yang sebenarnya bisa dibawa oleh satu atau dua orang saja, namun rombongan yang datang sampai 5 atau 10 orang,” kata Dirga.

Senada dengan itu, Direktur Eksekutif WALHI Sulsel, Muhammad Al Amin mengamati penanganan pemerintah dari tahun ke tahun hanya menyiapkan tim BPBD untuk memberi pertolongan.

Setelah itu memberi bantuan sembako ke para korban sambil mengunggah foto ke media sosial.

“Setelah itu, tidak ada. Jadi begitulah wajah pemerintah Provinsi Sulsel dan Kota Makassar saat ini,” kata Amin.

Akibatnya, warga terus dikorbankan. Masyarakat dipaksa untuk menghadapi dampak kerusakan lingkungan dan bencana banjir tahunan.

“Kebijakan pemerintah hanya sebatas memberikan pertolongan bukan perlindungan. Sehingga masalah banjir ini tidak akan ada berakhir sampai kapan pun,” tuturnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.