Terkini, Makassar – Di awal tahun 2025, suasana di sembilan sekolah di Makassar terasa berbeda. Senin pagi, 6 Januari, para siswa SD, SMP, hingga SMA berkumpul dengan semangat baru. Namun kali ini, bukan hanya mata pelajaran yang menjadi fokus mereka.
Sebuah inovasi menarik hadir: menu makan bergizi gratis (MBG).
Sebanyak 3.280 siswa dari tiga kecamatan di Makassar menjadi penerima manfaat dari program ini, yang dirancang sebagai uji coba tahap awal oleh Dinas Pendidikan Makassar.
Program ini melibatkan tujuh dapur penyedia makanan yang bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami ingin memastikan anak-anak mendapat asupan gizi yang cukup untuk mendukung aktivitas belajar mereka,” ujar Iqbal Najamuddin, Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.
- PLN UID Sulselrabar Siagakan 73 Posko Kelistrikan dan 2.315 Personel, untuk Momen Idul Adha
- Asmo Sulsel Gelar Final Technical Skill Contest 2026, Uji Kompetensi Mekanik dan Service Advisor AHASS
- APT Harap Polemik Paskibraka Tidak Memicu Perpecahan Sosial
- Dokter Koboi Luncurkan Buku "Hitam Itu Bukan Sekadar Warna" di Malaysia
- PSMTI Sulsel Ajak Semua Pihak Bijak Sikapi Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel
Rincian Program dan Tantangan Anggaran
Program MBG menyasar 2.680 siswa dari jenjang TK, SD, hingga SMP, serta tambahan 300 siswa SMA. Menu yang disediakan meliputi nasi, lauk ayam, sayuran, buah, dan susu dengan anggaran Rp10.000 per porsi.
Meski begitu, Iqbal mengungkapkan bahwa anggaran masih menjadi tantangan utama. Dalam simulasi awal, kebutuhan ideal ditaksir mencapai Rp15.000 per porsi, namun saat uji coba anggaran dipangkas menjadi Rp10.000.
“Kami harus memastikan menu tetap bergizi meski ada penyesuaian anggaran. Relawan dari siswa dan pegawai sekolah juga dilibatkan untuk mendistribusikan makanan agar tetap higienis,” tambahnya.
Implementasi di Lapangan
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
