Terkini.id, Jakarta – Awal tahun baru 2022, Arab Saudi diselimuti salju yang memutih di wilayah perbukitan.
Salju turun menyelimuti bukit-bukit atau pegunungan di wilayah Tabuk, mulai Sabtu 1 Januari 2022 pagi waktu setempat.
Peristiwa hujan salju ini bermula setelah terjadi penurunan suhu udara yang sangat drastis dalam semalaman di wilayah tersebut.
Diberitakan Arab News, Senin 3 Januari 2022, pada musim dingin ini, pegunungan di barat laut Arab Saudi tersebut menjadi tujuan wisata populer bagi orang-orang yang mencari kesenangan dengan salju.
Pada momen perayaan tahun baru kali ini, orang-orang pergi ke wilayah Tabuk dekat perbatasan Yordania itu, untuk menemukan pasir gurun yang tertutup selimut salju putih.
- Sinergi Kemenhaj dan Imigrasi Perkuat Pengawasan Cegah Haji Ilegal Jelang Haji 2026
- Gubernur Sulsel: Buka Puasa Bersama Kerajaan Arab Saudi Wujud Kepedulian untuk Umat Muslim
- Prabowo Diusulkan Bentuk Kementerian Haji dan Umrah, AMPHURI: Di Arab Saudi Sudah Lama Ada
- Kisah Blunder dan Penalti Gagal: Indonesia Raih Hasil Imbang Kontra Arab Saudi
- KJRI Jeddah Sebut 34 WNI Telah Dideportasi dari Arab Saudi
Pegunungan Jabal Al-Lawz biasanya tertutup salju saat suhu udara turun drastis.
Pada akhirnya, musim dingin kali ini dianggap sebagai waktu terindah sepanjang tahun di wilayah tersebut
Seorang insinyur yang dulu tinggal di Tabuk, Faris Al-Farabi mengatakan kepada Arab News bahwa setiap tahun dirinya menanti hujan salju di Tabuk.
“Setiap tahun kami menunggu salju turun agar kami bisa pergi menikmati kabsa (hidangan tradisional Saudi) bibi kami yang dimasak di atas salju. Itu adalah salah satu ritual kami,” ungkap Faris, dikutip dari Kompas.com.
Arab Saudi yang selama ini dikenal dengan iklim gurun yang kering, kini tengah diselimuti salju putih.
Hal tersebut terjadi karena suhu yang bisa bervariasi dari satu wilayah ke wilayah lainnya akibat bentang alamnya yang, beragam yang mencakup gunung, pulau, gurun, gua, dan lembah.
Selain itu, Arab Newsjuga melaporkan bahwa salju juga seringkali turun di daerah pegunungan utara Turaif, Arar, dan Rafha.
Penduduk setempat dan pengunjung biasanya rela melakukan perjalanan dari berbagai bagian Kerajaan Arab Saudi, untuk bisa menikmati cuaca dingin yang sejuk dan melakukan aktivitas salju, seperti seluncur salju di sana.
Menurut salah satu pengunjung bernama Badr Al-Gbl, kehadiran salju di pegunungan di Tabuk menarik banyak penduduk atau wisatawan.
“Puncak gunung Tabuk menunjukkan salju setiap tahun, dan itu menarik perhatian semua penduduk dan pengunjung,” tuturnya kepada Arab News.
Tak hanya itu, di barat daya Arab Saudi, yakni di wilayah Asir juga terlihat sedikit salju.
Asir sendiri adalah “rumah” bagi pegunungan Soudah yang tertutup juniper, dengan puncak tertinggi di Arab Saudi yang menjulang lebih dari 3.000 mdpl.
Sementara itu, Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi telah mengeluarkan prakiraan badai petir disertai angin kencang dalam beberapa hari mendatang di Asir, Jazan, Al-Madinah, Hail, perbatasan utara dan Al-Jawf, dan wilayah Tabuk, di mana akan lebih banyak salju diperkirakan akan turun.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
