Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mempertanyakan apa gunanya seorang memiliki gelar panjang jika membenci NKRI, memusuhi Pancasila, dan intoleran.
Ia juga menyindir apa gunanya memiliki pendidikan yang tinggi jika malah menjadi musuh negara dan berafiliasi dengan teroris.
“Apa hebatnya Profesor Doktor, apa gunanya gelar panjang kalau membenci NKRI, memusuhi Pancasila dan intoleran terhadap perbedaan?” cuit Ferdinand Hutahaean.
“Untuk apa sekolah tinggi-tinggi kalau jadi musuh negara, terafiliasi dengan extrimis teroris?” sambungnya di akun Twitter pribadinya pada Rabu, 29 Desember 2021.
Ferdinand Hutahaean lantas mengatakan bahwa lebih baik meneladani para Pahlawan Bangsa ketimbang orang bergelar doctor yang berkhianat.
- Unggah Foto Bersama Ruhut Sitompul, Twitter Ferdinand Hutahaean Dibanjiri Ratusan Komentar
- Ferdinand Hutahaean: Selama Tidak Ada Bukti, Perkataan Anies Baswedan dan Pendukungnya adalah Omong Kosong
- Anies Baswedan Dipanggil KPK Terkait Formula E, Ferdinand Hutahaean Titip Pertanyaan
- Ferdinand Hutahaean ke Anies Baswedan: Sudahlah Lebih Baik Diam, Sudah Tak Berguna!
- Kamaruddin Sebut Hukum Rusak di Tangan Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Fokus Kasus Brigadir J, Jangan Beropini Jauh!
“Teladani saja Pahlawan Bangsa ini, bukan prof doktor penghianat,” katanya.
Dalam cuitannya yang lain, Ferdinand Hutahaean bahkan mengatakan bahwa lebih baik tak punya ijazah tapi cinta kepada Indonesia dan siap membela negara.
Ia menyinggung bahwa mencintai Indonesia dan membela negara adalah apa yang dilakukan para pahlawan pendiri bangsa.
“Lebih baik tak punya ijazah tapi cinta negeri ini, cinta Merah Putih, cinta Pancasila dan siap bela negara,” kata Ferdinand Hutahaean.
“Karena itulah yang dilakukan para Pahlawan pendiri bangsa kita,” tambahnya.
Menurut Ferdinand Hutahaean, hal itu lebih baik ketimbang punya ijazah dan gelar tinggi tapi mala menjadi pengkhianat dan perusak bangsa.
“Daripada punya ijazah Phd dan Doktor tapi PENGHIANAT dan PERUSAK bangsa, membenci Pancasila dan memusuhi yang berbeda,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
