Film The Santri Terancam Diboikot, Ini Tanggapan PBNU

The Santri
PBNU saat menggelar peluncuran Film The Santri. (Foto: Republika)

Terkini.id, Jakarta – Keluarga dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq, Hanif Alathas, menolak penayangan film The Santri yang diinisiasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan disutradarai Livi Zheng.

Juru Bicara FPI Slamet Maarif mengatakan, pihaknya telah mengonfirmasi bahwa Ketua Umum Front Santri Indonesia (FSI) Hanif Alathas yang juga merupakan menantu dari Habib Rizieq memang menolak penayangan film The Santri.

Senada dengan Hanif, Sekretaris Umum DPP FPI Munarman juga mengirim poster penolakan yang diutarakan pengasuh Pesantren Ribath Al Murtadla Al Islami Singosari, Malang, Jawa Timur, Luthi Bashori.

Bahkan, Luthfi meminta kepada para santri dan jemaahnya agar tidak menonoton film The Santri yang akan tayang pada Oktober 2019, mendatang.

Dalam poster penolakannya, Luthfi menilai film The Santri tidak sesuai dengan syariat Islam serta tidak mengandung tradisi pesantren ahlussunah wal jamaah.

The Santri
Ketua Umum Front Santri Indonesia (FSI) yang juga menantu Imam Besar FPI Habib Rizieq, Hanif Alathas. (Foto: Suara Islam)

Tanggapan PBNU

Menanggapi penolakan dari pihak FSI, Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mengatakan, pihak yang menolak penayangan film The Santri, termasuk Hanif Alathas, mempunyai pandangan yang sempit.

“Sebab, film tersebut bertujuan untuk kebaikan bangsa, dengan menggelorakan semangat cinta tanah air serta saling menghormati antar agama. Dan yang terpenting, film The Santri sudah direstui Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj,” kata Gus Falah, dikutip dari Gesuri, Senin, 16 September 2019.

PBNU, lanjut Gus Falah, juga mengimbau kepada masayarakt untuk mengacuhkan komentar para pihak yang menolak penayangan film The Santri.

“Karena itu, biarkan saja para penolak itu mau komentar apapun. Memang tujuan mereka adalah memancing segala hal terkait jamiyah NU,” ujar Gus Falah.

Ia juga meminta kepada seluruh warga NU untuk tidak terpancing ataupun menanggapi penolakan itu secara berlebihan.

“Biarkan saja, gitu aja kok repot,” tegas Gus Falah.

Diketahui, film The Santri dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air pada awal Oktober 2019, mendatang. Film yang diinisiasi oleh PBNU ini menggandeng sutradara muda bertalenta, Livi Zheng.

Berita Terkait