Makassar Terkini
Masuk

Soal Prediksi Bambang Pacul, Ganjar Pranowo: Saya Urusi Inflasi, Bawang Merah dan Cabai

Terkini.id, Jakarta – Orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akhirnya menanggapi soal prediksi Bambang Pacul yang mengatakan dirinya tidak akan menang jika jadi Capres pada pemilu 2024.

Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah mengatakan enggan untuk mengurus masalah pemilihan presiden.

Lebih lanjut lagi, Ganjar Pranowo hanya ingin mengurusi masalah rakyat, yaitu inflasi, bawang merah, cabai dan booster vaksin Covid-19.

“Saya tak ngurusi inflasi aja,” ujar Ganjar Pranowo di Solo, dikutip dari cnnindonesia.com, Jumat 15 Juli 2022.

“Halah… aku tak ngurus inflasi. Tak ngurusi brambang karo lombok (bawang merah dan cabai). Itu aja dulu,” lanjut Ganjar Pranowo.

“Yang kedua juga tak ngegenjot lagi boosternya agar masyarakat tetap aman di tengah kasus (Covid-19) yang meningkat ini. Itu jauh lebih penting,” tambah Ganjar Pranowo.

Diketahui dalam survei Parameter Politik Indonesia, Ganjar Pranowo menempati posisi pertama dengan dukungan sebesar 25,4 persen.

Ganjar Pranowo berhasil mengalahkan Prabowo Subianto (19,0 persen) dan Anies Baswedan (17,8 persen).

Ganjar Pranowo meminta kepada semua pihak agar tidak membahas soal hasil survei terlalu sering, karena menurutnya masalah masyarakat jauh lebih penting.

“Survei itu kalau diomongin terus, nanti rakyat akan bertanya, ‘Kok yang diomongin urusan itu terus to? Urusan saya mana?’ aku tak ngurusi iki wae,” tutur Ganjar Pranowo.

Sebagai informasi, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul memberikan ramalannya terkait Ganjar Pranowo pada pemilu mendatang.

Bambang Pacul sangat yakin kalau Ganjar Pranowo tidak akan keluar sebagai pemenang pada pemilu 2024 jika mencalonkan diri sebagai Capres via partai politik selain PDIP.

Hal tersebut karena Jawa Tengah merupakan kandang PDIP. Selain itu, Bambang Pacul menjamin jika Ganjar Pranowo jadi Capres lewat partai lain, maka perolehan suaranya tidak akan sampai 30 persen.

“Saya pastikan (Ganjar) di Jawa Tengah tidak akan dapat 30 persen. Kalau dapat 30 persen saja sudah hebat,” imbuh Bambang Pacul.