Terkini.id, Jakarta – Tengku Zulkarnain mengomentari soal Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang melarang seluruh lapisan masyarakat, termasuk santri untuk mudik lebaran.
Tengku Zul menyinggung bahwa Ma’ruf Amin, Wakil Presiden telah menganjurkan Pemerintah Daerah untuk membolehkan santri mudik.
“Sempat senang saat mendengar Wapres mengatakan Santri boleh mudik. Eh, Gubernur Jawa Tengah larang santri mudik. Nah, semestinya Wapres ditaati dong,” kata Tengku Zul melalui akun Twitter-nya pada Minggu, 25 April 2025.
Tengku Zul membagikan cuitannya itu dengan sebuah artikel yang memberitakan bahwa Ganjar Pranowo melarang masyarakat, termasuk santri untuk mudik lebaran Idul Fitri 2021.
“Kenapa kok enggak boleh mudik, karena kalau mudik itu rombongan. Kalau rombongan banyak sekali, kalau banyak sekali, nanti ada potensi ketularan,” jelas Ganjar, Minggu, 25 April 2021, dilansir dari CNN Indonesia.
- Cek Fakta: Dugaan Ketidaksesuaian Uang Transportasi pada Kampanye Ganjar di Makassar
- Momen Keakraban RPG Perbaiki Passapu Ganjar Pranowo Sebelum Kampanye Akbar di Makassar
- Ganjar Pranowo Klaim Pendukung Jokowi di Luar Negeri Pilih Ganjar-Mahfud
- Ganjar Pranowo Ingin Perjuangkan Hak Perempuan dan Disabilitas
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
Ia mengatakan bahwa pelarangan mudik bagi seluruh lapisan masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan penularan virus corona.
Ganjar mengingatkan bahwa peningkatan mobilitas dan kerumunan orang selama masa mudik berpotensi menjadi penyebab peningkatan kasus penularan COVID-19.
“Kemarin itu India hanya butuh waktu 15 hari, yang ketularan banyak sekali. Mohon maaf, yang meninggal banyak sekali,” katanya.
Ganjar pun berharap agar dampak lonjakan kasus penularan COVID-19 yang terjadi di India bisa menjadi pelajaran bagi warga, termasuk santri, dan menahan mereka untuk mudik Lebaran tahun ini.
“Maka sebaiknya kita tahan dulu, enggak usah mudik, terus kemudian cukup kasih salam-salam saja. Pak Gubernur juga enggak mudik kok,” ujarnya.
Pernyataan Ganjar ini berbeda dengan Wapres Ma’ruf Amin yang meminta Pemda untuk tak menerapkan larangan mudik bagi para santri.
“Wakil Presiden minta agar ada dispensasi untuk santri bisa pulang ke rumah masing-masing, tidak dikenakan aturan-aturan ketat terkait larangan mudik yang berhubungan dengan konteks pandemi saat ini,” kata Juru Bicara Wapres Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi, Jumat, 23 April 2021.
Namun, Masduki telah mengklarifikasi bahwa Wapres bukannya memberi keistimewaan agar santri boleh mudik pada waktu yang dilarang.
Kata Masduki, Wapres hanya meminta agara Pemda memfasilitasi agar para santri dapat pulang sebelum larangan mudik berlaku.
“Jadi sekali lagi ditegaskan bahwa kepulangan para santri dari pesantren bukan di kurun waktu Larangan Mudik tanggal 6-17 Mei 2021. Namun, dalam rentang waktu Pengetatan Mudik yaitu sekitar tanggal 4-5 Mei 2021,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
