Terkini.id, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebut keputusan mengenai pencalonan presiden pada Pilpres 2024 nanti merupakan hak dari Ketua Umum PDIP Megawati Soearnoputri.
Ganjar menegaskan bahwa dirinya yang merupakan kader dari PDIP sehingga keputusannya berpegang pada Megawati.
Selain itu menanggapi namanya yang masuk di bursa calon presiden dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Nasdem, Ganjar mengatakan menghormati semua keputusan dari partai lain.
“Ya semua orang bisa memberikan. Kami menghormati partai-partai apa pun. Karena saya anggota PDIP, tentu keputusan tegak luru pada Ibu Ketum,” ujar Ganjar dilansir dari Cnnindonesia.com, Sabtu, 18 Juni 2022.
Selain itu Ganjar menegaaskan kembali bahwa keputusan mengenai capres merupak hak prerogratif penuh Ketua Umum PDIP.
- Pekan ini PKB Sulsel Akan Bentuk Tim Desk Pilkada 2024 dan Akan Membuka Pendaftaran
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Pilpres Terburuk Dalam Sejarah Republik
- Data Masuk 11 Persen, Prabowo-Gibran Unggul di 20 Kabupaten/Kota di Sulsel
- Real Count, Prabowo-Gibran Unggul di 33 Provinsi di Indonesia
“Semua tegak lurus pada keputusan dan itulah yang sudah menjadi keputusan kongres. Itu hak prerogratif penuh Ibu Ketum,” ujarnya.
Seperti yang diketahui, bahwa baru-baru ini Ganjar Prnowo resmi menjadi salah satu bakal calon presiden rekomendasi hasil rapat kerja nasional (Rakernas) Partai Nasdem.
Selain Ganjar, dalam rekomendasi tersebut terdapat juga nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Pada Jumat, 17 Juni 2022, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh mengumumkan langsung rekomendasi hasil rakernas itu.
“Pertama, Anies Rasyid Baswedan. Kedua, Muhammad Andika Perkasa. Ketiga, Ganjar Pranowo,” ujarnya Surya Paloh.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
