Gara-Gara Omicron, Keberangkatan Jamaah Umrah Kembali Ditunda Hingga Januari 2022

Terkini.id, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) pastikan keberangkatan jamaah umrah perdana yang dijadwalkan pada 23 Desember 2021 kembali ditunda. Penundaan ini sebagai tindak lanjut ditemukannya kasus Omicron pertama di Indonesia.

Selanjutnya, Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nur Arifin selaku direktur mengatakan bahwa rapat bersama dengan para asosiasi travel akan dilakukan hari ini.

“Ditunda. Siang ini kami rapat zoom dengan para asosiasi membahas hal ini,” kata Arifin, Jumat 17 Desember 2021.

Baca Juga: Kemenag Terapkan WFH 50 Persen Usai Libur Lebaran untuk Pegawainya:...

Dikabarkan bahwa penundaan keberangkatan umrah akan dilakukan hingga 2 Januari 2022.

“Alhamdulillah setelah kami mendapat arahan dari Bapak Menag, Yaqut Cholil Qoumas bahwa umrah akan ditunda menindaklanjuti arahan Presiden terkait dengan Omicron. Jadi sekarang ini penundaan paling tidak sampai tanggal 2 Januari 2022 dan terus kita evaluasi apakah sudah memungkinkan untuk diberangkatkan atau belum,” jelas Arifin.

Baca Juga: Norak! Menag Yaqut Dihujat Gegara Ucapkan Minal Aidin Wal Faizin...

Lebih lanjut Arifin menjelaskan nanti setelah tanggal 2 Januari 2022, Kemenag akan terus melakukan evaluasi terkait perkembangan Covid 19 di Indonesia. Jika sudah dipastikan reda, baru pihaknya akan membahas soal aturan regulasi umrah terbaru beserta revisi biaya referensi umrah. 

“Betul kondisinya akan terus berkembang maka beberapa kali kita melakukan pembahasan. Tapi perkembangannya terus fluktuatif, situasinya tidak langsung tetap,” ucapnya, dilansir dari Liputan6.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa Presiden Jokowi juga telah meminta masyarakat dan pejabat negara agar menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Baca Juga: Norak! Menag Yaqut Dihujat Gegara Ucapkan Minal Aidin Wal Faizin...

“Terakhir saya minta seluruh warga maupun pejabat negara untuk menahan diri tidak bepergian ke luar negeri. Paling tidak sampai situasi mereda,” katanya dalam konferensi persnya, Kamis 16 Desember 2021.

Bagikan