Garuda Indonesia Resmi Operasikan Armada Airbus A330-900 Neo

Garuda Indonesia Resmi Operasikan Armada Airbus A330-900 Neo Layanan Penerbangan Era 4.0

Terkini.id,Jakarta – Maskapai nasional Garuda Indonesia menyambut hadirnya armada A330-900 Neo pertamanya sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam program revitalisasi armada untuk senantiasa menghadirkan kenyamanan dan pengalaman penerbangan bagi pengguna jasa sekaligus mendukung perkembangan bisnis dan optimalisasi jaringan penerbangan Garuda Indonesia, Rabu 27 November 2019 kemarin.

Penyambutan armada baru dengan registrasi PK-GHE tersebut diselenggarakan di Hangar 2 Garuda Indonesia Maintenance Facility AeroAsia, Tangerang yang turut dihadiri oleh sejumlah duta besar negara sahabat.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara mengungkapkan hadirnya armada Airbus perdana seri A330-900 Neo yang merupakan bagian dari program revitalisasi armada sejak tahun 2012 ini diharapkan dapat memperkuat kinerja layanan operasional perusahaan.

Armada A330-900 Neo resmi meluncur

“Bergabungnya armada Airbus A330-900 Neo dalam jajaran armada Garuda Indonesia ini memiliki arti penting bagi komitmen Garuda Indonesia untuk terus berakselerasi memberikan nilai lebih bagi para pengguna jasa dengan menghadirkan ragam teknologi baru dalam pengalaman penerbangan yang direpresentasikan melalui hadirnya armada A330-900 Neo,” urai Ari.

Ari juga mengaku patut berbangga dapat menyambut kehadiran armada A330-900 Neo yang dilengkapi berbagai teknologi terbarukan yang tidak hanya menghadirkan level kenyamanan baru layanan penerbangan namun juga dilengkapi dengan aspek keunggulan teknologi yang memungkinkan adanya penghematan konsumsi bahan bakar armada yang mampu mencapai hingga 25 persen per kursi dibandingkan generasi sebelumnya.

“Pesawat canggih generasi terbaru ini akan membantu Garuda Indonesia memperluas konektivitas, dan dalam waktu yang bersamaan mendorong terciptanya peluang lebih besar untuk potensi pariwisata nasional, bisnis dan perdagangan,” terangnya.

Ari menambahkan sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menyajikan “The New Flight Experience” di setiap penerbangan, para pengguna jasa juga akan menikmati nilai tambah kenyamanan dengan desain dan fitur terbaru seperti kabin yang lebih luas, sistem Airspace Cabin Lighting (full LED) yang akan memberikan kesan estetika berbeda di dalam ruang kabin.

Selain itu, koneksi internet nirkabel (wifi) generasi terbaru high throughput satellite (HTS) dengan kecepatan hingga 80mbps, fasilitas In-Flight Entertainment (IFE) generasi ke-5 dengan layar yang lebih lebar yaitu 17 inchi di kelas bisnis dan 12 inchi di kelas ekonomi, serta USB Plug dan power outlet di setiap kursi.

“Khusus untuk kelas bisnis, kursi di armada Airbus A330-900 Neo memiliki desain khusus yaitu tipe Opal sebagai generasi terbaru kursi kelas bisnis yang akan memberikan kenyamanan lebih dan mewah bagi para pengguna jasa,” jelas Ari.

Selain itu, untuk kenyamanan penumpang kelas bisnis, Garuda Indonesia bersama Sony Indonesia turut menyajikan pengalaman terbang yang lebih berkualitas melalui headphone seri WH-1000XM3 yang mampu meredam suara serta memiliki kualitas suara yang jernih akan menjadikan pengalaman selama perjalanan semakin sempurna.

Ari menambahkan, secara keseluruhan Garuda Indonesia memesan sebanyak 14 armada Airbus A330-900 Neo yang akan dikirimkan secara bertahap hingga tahun 2022 mendatang.

“Tiga armada Airbus A330-900 Neo yang telah tiba akan digunakan untuk rute penerbangan domestik seperti Jakarta – Surabaya PP, Jakarta – Makassar PP, Jakarta – Kualanamu PP, Jakarta – Denpasar PP,” bebernya.

Rencana kedepannya kata Ari akan digunakan untuk rute penerbangan internasional seperti Jakarta – Amsterdam pp sebagai salah satu upaya untuk memperkuat jaringan konektivitas penerbangan internasional khususnya di wilayah Eropa sekaligus memenuhi kebutuhan pasar Amsterdam yang tinggi ke Indonesia.

“Dengan armada baru ini Garuda Indonesia diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan lima destinasi super prioritas Indonesia dengan peningkatan kunjungan wisatawan asal Eropa melalui kota Amsterdam, “jelas Ari.

Adapun konfigurasi Airbus A330-900 Neo ini terdiri atas 24 kursi di kelas bisnis dan 277 kursi di kelas ekonomi dengan jarak tempuh mencapai 13,000 km dan maksimal penerbangan hingga 14,5 jam tanpa henti.

Bersamaan dengan peluncuran ini, Garuda Indonesia juga turut memperkenalkan fitur terbaru pada Airbus A330-900neo ini yaitu Free Wifi Text.

Melalui fitur terbaru ini, para penumpang dapat berinteraksi dengan kerabat menggunakan teks messaging seperti Whatsapp, i-message, dan Line. Fitur ini tidak berbayar dan dapat digunakan sepanjang perjalanan oleh seluruh penumpang Airbus A330-900 Neo melalui perangkat elektronik handphone, tablet, maupun laptop.

“Kami optimistis hadirnya armada baru A330-900 Neo ini dapat semakin mempertegas komitmen kami untuk senantiasa menyelaraskan customer voice atas inovasi dan terobosan layanan terbarukan bagi pengalaman penerbangan pengguna jasa,” pungkas Ari.

Diketahui untuk tahun 2019 sendiri, Garuda Indonesia akan menerima lima armada yaitu tiga armada yang akan digunakan untuk rute penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor registrasi PK-GHE, PK-GHF, dan PK-GHG sedangkan dua armada lainnya akan diserahkan kepada anak Perusahaan, Citilink Indonesia.

Garuda Indonesia Resmi Operasikan Armada Airbus A330-900 Neo Layanan Penerbangan Era 4.0

Sementara itu, Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo turut menyampaikan antusiasmenya terkait pesawat Airbus A330-900 Neo yang akan digunakan untuk rute penerbangan internasional sesuai target ekspansi Citilink di tahun 2020.

“Kita berencana akan terbang ke Jeddah dan negara-negara lainnya di Asia dengan pesawat baru tersebut,” jelas Juliandra.

Adapun pesawat Citilink nantinya akan memiliki kapasitas 365 kursi yang terdiri dari 42 kursi kelas economy premium (seat pitch 38 inch) dan 323 kursi kelas ekonomi (seat pitch 30-31 inch).

Komentar

Rekomendasi

Gempa 5,8 SR Guncang Sulteng, Dirasakan di Mamuju Hingga Soroako

Dokter Sekaligus Komandan Penanganan Corona Jatim Ungkap Kelemahan Covid-19

Tanpa Gejala, Kepala Bandara Hasanuddin Makassar Positif Corona

Imbas Corona, Maskapai di Indonesia Terancam Bangkrut dan PHK Karyawannya

Beredar Video Satpam Terkapar di Pinggir Jalan, Ternyata Hipertensi Bukan Corona

Salut, Sejumlah Pemuda Beri Bantuan Uang untuk Tunawisma di Tengah Wabah Corona

Update Kasus Corona di Sulsel, 33 Positif, 4 Meninggal Dunia

Sempat Tulis Pesan untuk Jokowi, Satu Jurnalis PDP Corona Meninggal Dunia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar