Gawat, Dokter di RSUD Ini Mogok Layani Pasien Rawat Jalan

Kondisi RSUD Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto

Terkini.id,Jeneponto – Pengumuman terkait kondisi rumah sakit umum daerah Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto yang kekosongan obat di media sosial itu bukan hoaks.

Pengumuman itu benarkan oleh dr. Ronal,So.PD salah seorang dokter yang bertugas di RSUD Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto.

Ditanya  terkait pengumuman kondisi RSUD Lanto Daengg Pasewang sehubungan dengan kekosongan obat dan alat kesehatan lainnya, maka para Dokter dan Dokter Gigi RS lanto Dg Pasewang menilai bahwa RS sudah tidak layak dalam melayani pasien.

“Demi tetap berlangsungnya pelayanan yang baik bagi pasien, kami Dokter dan Dokter Gigi RS lanto dg. Pasewang memutuskan untuk tidak melayani pasien mulai Hari Rabu, 8 Mei 2019, sampai kondisi RS kembali normal,” tuturnya.

Terkait kondisi tersebut, dr Ronal, So.OD juga menyebutkan beberapa ketentuan tetap di jalankan, antara lain:

  1. Pasien rawat jalan, tidak dilayani, dan dialihkan kembali ke Puskesmas dan Dokter Keluarga.
  2. Pasien rawat darurat tetap dilayani, dengan ketentuan bahwa pasien tersebut memenuhi syarat dan kriteria Gawat Darurat. Pasien yang tidak memenuhi kriteria tersebut, terpaksa ditolak. Sehubungan dengan tidak adanya pelayanan DPJP, maka pasien dengan kategori harus rawat inap, akan rujuk ke RS tetangga.
  3. Pasien yang sementara dalam perawatan, akan tetap dilayani sampai pasien masuk kategori dapat berobat jalan.

“Demikian pengumuman ini kami sampaikan ke seluruh masyarakat dan pihak terkait, agar maklum. Terima kasih. Begitu jawaban dokter M.Ronal  singkat lewat pesan WhatsAppnya kepada terkini.id, Jumat, 10 Mei 2019.

Sementara itu, anggota DPRD Jeneponto dari fraksi PAN, Hanafi Sewang yang dikonfirmasi terkini.id lewat pesan WhatsAppnya mengaku pengumuman yang beredar di media sosial itu benar adanya.

“Setelah saya melihat pengumuman  di media sosial, kami langsung ke rumah sakit Lanto Daeng Pasewang, yang terjadi di sana seperti yang beredar di medsos,” kata Hanafi

Ditanya apakah benar para dokter mogok kerja dan di RSUD Latopas tidak melayani pasien karena kehabisan obat, Hanafi mengaku tetap melayani pasien.

“Tetap melayani namun ketika ada pasien masuk dan UGD yang penyakitnya  tidak bisa di atasi karena keterbatasan obat maka diberikan rujukan ke rumah sakit tetangga,” ngakunya

Diapun mengatakan terdapat banyak masalah di rumah sakit Lanto Daeng Pasewang.

“Sementara ini dilakukan pendalaman permasalahan yang terjadi di RSUD Lanto Daeng Pasewang,  dan intinya adalah pengelolaan keuangan yang tidak beres,” ujarnya.

Berita Terkait
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
[tdcn-comments title="Komentar" post_id="152537" get="20" border="true" auto_load="true" order="ASC"]
Terkini