Musrenbang Anak Tuntas di Seluruh Kecamatan, Ini Harapan Forum Anak ke Pemkab Jeneponto

Musrenbang anak yang dilaksanakan di 11 Kecamatan di kabupaten Jeneponto

Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Kecamatan Kabupaten Jeneponto telah menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) anak tahun 2020.

Kegiatan yang berlangsung selama 7 hari dilaksanakan bekerjasama dengan Bappeda Kabupaten Jeneponto  di 11 kecamatan yang di fasilitasi oleh Pattiro Jeka.

Pelibatan anak di dalam musrenbang ini sudah dilakukan sejak tahun 2017 yang lalu, Kegiatan yang melibatkan anak di bawah 17 tahun ini disetiap kecamatan berharap semua usulan khususnya usulan prioritasnya dapat terealisasi.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah kecamatan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi anak agar lebih aktif, mendorong anak lebih kreatif dan lebih inovatif mendorong kegiatan-kegiatan di kecamatan.

“Tahun ini musrenbang diadakan di setiap kecamatan dan dianggarkan di setiap kecamatan sehingga kecamatan dapat menjadi bagian dari mendorong hak-hak anak,” kata Kabid Pengembangan Sosial Ekonomi Bappeda, Srilita Irtani.

Sementara itu, Direktur Pattiro Jeka, Suryani Hajar yang sekaligus fasilitator di kegiatan musrenbang anak itu menyampaikan, kegiatan musrenbang anak ini diharapkan menajadi ruang bagi anak untuk membuat perubahan.

“Kita harapkan hasil musrembang anak itu dapat direalisasikan oleh pemerintah Jeneponto, seharusnya harus diseriusi bukan hanya menjadi formalitas untuk menjadikan Jeneponto mendapatkan predikat kabupaten layak anak,” kata Suryani Hajar kepada terkini.id, Jumat 21 Februari 2020.

Menurutnya, di semua kecamatan selain menghadirkan peserta dari anak sekolah, juga menghadirkan anak putus sekolah dan disabilitas.

“Dalam pelaksanaan musrenbang anak juga dilibatkan disabilitas, di Kecamatan Binamu ada fayet dan indah, Kecamatan Turatea Sabar itu dari anak disabilitas,  Ini membuktikan bahwa musrenbang anak memberikan ruang sebesar-besarnya kepada semua anak-anak untuk menyampaikan aspirasinya,” ujarnya.

Salah satu peserta musrenbang anak dari Kecamatan Tarowang mengharapkan agar pemerintah dapat memperhatikan anak yang berprestasi

“Saya ingin bila anak berprestasi agar dapat di perhatikan dengan memberikan dana pembinaan, agar anak itu dapat mengembangkan diri dan menjadi motivasi dalam meningkatkan prestasinya,” tutur Fajri.

Dalam pelaksanaan musrenbang anak di 11 Kecamatan di Jeneponto menghasilkan beberapa usulan prioritas diantaranya, sosialisasi UU Perkawinan di sekolah dan didesa, pemberian beasiswa tidak mampu, pendataan anak putus sekolah, sosialisasi penghapusan kekerasan anak.

Sedangkan, Pengurus Forum Anak Kabupaten Jeneponto, Rusman Diola, sangat berharap usulan yang masuk tahun ini dapat dipresentasikan untuk direalisasikan tahun 2021.

“Semua usulan dari semua kecamatan tahun ini sebanyak 196 usulan dan akan dibawa ke musrenbang RKPD Kecamatan dan musrenbang anak kabupaten, semoga hasil rembuk anak di Jeneponto dapat direalisasikan oleh pemerintah,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Bupati Jeneponto Belasungkawa Meninggalnya Ibunda Presiden Jokowi

Pimpin Rapat Terbatas dengan Forkopimda, Bupati Jeneponto Harap Koordinasi Intens Cegah Corona

Cegah Covid-19, Mulyadi Mustamu Imbau Masyarakat Ikuti Instruksi Pemerintah

Anggota DPRD Sulsel ini Himbau Warga Konsumsi Sayur Kelor

3 Anggota DPRD Sulsel Temui Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto, Bahas Apa ya?

Tripika Kecamatan Bangkala Bersama AMUBA Sterilkan Pasar dan Masjid

Wabah Covid-19, PB HPMT Tindaklanjuti Instruksi Bupati Jeneponto

Cuitan Dokter Soal APD Seadanya, Sekda: Ada Uang Tapi Barang Tidak Tersedia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar