Terkini.id, Makassar – Media internasional Bloomberg mencatat, Sandiaga Uno sudah menghabiskan hampir USD100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun kekayaannya untuk bisa mengalahkan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.
Di Makassar, beberapa lembaga survei telah memenangkan pasangan Prabowo-Sandi. Pengamat menyebut kemenangan itu berkat kerja-kerja anak muda yang hobi lari ini.
Script Survei Indonesia (SSI) misalnya mencatat, Prabowo Sandi unggul hingga 48,17 persen di Sulsel. Sementara Jokowi-Ma’ruf 45,49 dan yang belum menjawab 6,34 persen.
Baca juga: Sandiaga Uno, Cawapres Berdarah Bugis Sengkang
Selain itu, lembaga survei Mindset Riset dan Konsultan Indonesia (MRKI) juga menunjukkan Prabowo-Sandi unggul dengan angka 47,3 persen, sementara Jokowi-Ma’ruf 39,8 persen.
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, Firdaus Muhammad menilai, meningkatnya dukungan ke pasangan 02 itu dalam beberapa bulan terakhir karena gerakan Sandiaga Uno yang kencang.
Tujuh Kali ke Sulsel

Saat sebelum menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mungkin belum begitu dikenal warga Sulsel.
Namun, sejak menjadi calon Wapres mendampingi Prabowo, popularitas Sandiaga Uno melesat dengan cepat.
Di daerah ini, Sandi sudah hampir seluruh kabupaten/kota di Sulsel sudah dikunjungi oleh Sandi.
Terhitung sudah 7 kali Sandiaga Uno ke Makassar. Pergerakan itu dinilai sulit diimbangi oleh Capres Jokowi meskipun sudah cukup sering datang ke Makassar.
Investasi Rp 1,4 Triliun

Sandiaga Uno disebut mengeluarkan hingga Rp 1,4 triliun atau kurang dari sepertiga kekayaannya dalam kampanye Pilpres 2019.
Apakah uang Rp 1,4 triliun itu akan menjadi sia-sia jika Prabowo-Sandi kalah? Tentu tidak. Pengamat menilai, itu adalah investasi masa depan.
Sandiaga menyebut, urusan-urusan membangun masa depan generasi muda Indonesia, bisa membangun usaha, menciptakan lapangan usaha, itu jauh lebih penting daripada memenangkan Pilpres.
“Ini jauh lebih besar dari hanya merebut posisi di 17 April. Memastikan anak muda membangun lokomotif menjadi negara adil dan makmur, itu jauh lebih besar,” terang Sandiaga Uno saat ditemui dalam Festival Anak Muda ‘Young Entrepreneur Summit’ yang digelar di Celebes Convention Center Makassar, Senin 1 April 2019.
Sandi hadir dalam festival entrepreneur anak muda tersebut, setelah melakukan rangkaian kampanye di Palopo dan di Makassar selama dua hari.
Ada lebih dari 10.000 anak muda yang hadir dalam kegiatan yang menjadi bagian dari upaya ‘blusukan’ Sandiaga Uno mendekati banyak orang.
Dalam kegiatan tersebut, Sandiaga menegaskan tidak mengajak anak muda untuk memilih dirinya pada 17 April nanti. Karena ada yang lebih penting dari itu.
Dengan melakukan berbagai blusukan ke daerah-daerah, menggalang anak muda, memberi motivasi untuk berwirausaha hingga mengeluarkan budget triliunan rupiah, mungkinkah Sandi punya ambisi besar untuk menang?
Menurut bloomberg, duit sebesar Rp 1,4 triliun yang dikeluarkan Sandi mungkin cuma ‘uang DP’ dari ambisinya untuk menjadi Presiden.
Budget yang Lebih Besar dari Jokowi

Berbeda dengan Sandiaga, pada tahun 2014, sang Capres Petahana, Jokowi cuma menghabiskan Rp 293 miliar.
Pengamat Politik, Made Supriatma menilai budget itu sudah cukup besar untuk seorang pengusaha meubel.
Lalu, ke mana saja duit Rp 1,4 triliun itu mengalir?
Made menulis, sebagian besar uang itu uang ‘yang dibakar’ itu adalah untuk mempengaruhi opini publik. “Persepsi Anda adalah hasil dari informasi/disinformasi yang disodorkan ke otak Anda. Disitulah, ratusan juta US dollar dibakar!” tulis Made Supriatma.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
