Terkini.id — Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sulsel, Jafar Sodding dicopot dari sejumlah jabatannya di Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Jafar Sodding dicopot sebagai Wakil Ketua Fraksi PKS dan dicopot sebagai Anggota Badan Kehormatan (BK). Jafar Sodding dicopot gegera ikut mendukung usulan hak angket terhadap Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah dan wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) di DPRD Sulsel.
Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel, Ariady Arsal membenarkan hal tersebut. Menurut Ariady, Jafar Sodding dicopot dari beberapa jabatan AKD dikarenakan tidak mengikuti perintah partai.
“Karena beliau jabatannya strategis, jadi fraksi melakukan pergeseran, jabatannya sebagai wakil ketua fraksi digeser menjadi anggota biasa. Beliau juga diganti dari posisinya sebagai Anggota BK, terpaksa saya merangkak jabatan dan menggantikan beliau di BK,” ujar Ariady, Rabu 26 Juni 2019.
Seperti diketahui, sejak diusulkan hak angket di DPRD Sulsel, Fraksi PKS yang juga partai koalisi Prof Andalan, secara tegas menolak, namun salah satu anggota fraksi, Jafar Sodding justru ikut bertanda tangan dan mendukung usulan hak angket.
- Teliti Celah Regulasi Hak Angket, Ketua PKB Sulsel Azhar Arsyad Raih Doktor ke-441 UMI
- Kontribusi GMTD ke Pemprov Sulsel Hanya Rp6 Miliar, DPRD Akan Dalami Hingga Wacanakan Hak Angket
- Ini Alasan Fraksi Gerindra Sulsel Tidak Menandatangani Usulan Hak Angket
- Selamatkan Aset Lahan di CPI Senilai Rp2,4 Triliun, Sejumlah Anggota DPRD Sulsel Gulirkan Hak Angket
- DPRD Sulsel Usulkan Hak Angket, Selamatkan Aset Pemprov Rp3 Triliun di CPI
Hal tersebut menjadi alasan fraksi untuk mencopot Jafar Sodding sebagai wakil ketua fraksi dan anggota BK.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
