Gegara Tidak Pakai Masker, Pengunjuk Rasa Diusir di Jeneponto

Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam gerakan mahasiswa dan pemuda Jeneponto bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jeneponto/Syarief

Terkini.id, Jeneponto – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Jeneponto bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jeneponto Jl. Ishak Iskandar, Kamis, 6 Agustus 2020.

Unjuk rasa yang dikomandoi oleh Irsan Karsa selaku Koordinator Aksi menyoroti terkait lambatnya pelayanan Disdukcapil Jeneponto yang diterapkan secara online.

Unjuk rasa yang berlangsung sekitar pukul 15.00 Wita hingga pukul 16.00 Wita itu sempat bersitegang dengan pihak Disdukcapil.

Dimana oknum pihak Disdukcapil mengusir pengunjunjuk rasa yang tidak memakai masker.

“Yang tidak pakai masker silahkan keluar,” kata oknum Disdukcapil Jeneponto.

Menarik untuk Anda:

Hal itupun membuat pengunjuk rasa emosional, dan mengatakan, protokol kesehatan tidak menjadi alasan untuk tidak menyampaikan aspirasi terkait apa yang dialami masyarakat.

“Jangan menjadikan tidak pakai masker, Disdukcapil melarang kami menyampaikan aspirasi, itu tidak kami terima, kami tak mampu beli masker, ibu orang tua kami tidak punya uang” salah seorang pengunjuk rasa, Yudistira.

Sementara, Kepala Bidang pendaftaran dan kependudukan Pelayanan Disdukcapil Jeneponto, Hj Isnawati, kepada terkini.id mengatakan, area Kantor Disdukcapil Jeneponto merupakan kawasan wajib masker.

“Memang kita terapkan wajib selama Pandemi Covid-19, itu untuk mencegah penularan Covid-19 terjadi di kantor Disdukcapil Jeneponto,” jelas Hj Isnawati.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

World Cleanup Day, Pemkab Jeneponto Dilaksanakan di Tujuh Kecamatan

Wakil Bupati Sebut Akuntabilitas Pemkab Jeneponto Berada Pada 50,26 Persen

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar