Terkini.id, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi terus menggencarkan Program Gerebek Stunting di setiap kelurahan.
Hal itu dilakukan untuk menekan angka penderita gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar.
“Target kita 2024 adalah zero stunting. Program Gerebek Stunting harus terus dilakukan oleh seluruh puskesmas dan kader posyandu untuk mendata anak-anak dengan gangguan stunting,” ujar Fatmawati Rusdi, Sabtu 4 Maret 2023, dikutip dari Antaranews.com.
Wawali Makassar menjelaskan, Program Gerebek Stunting adalah Gerakan Cegah Resiko Stunting dan merupakan agenda rutin ia setiap pekan mengunjungi semua puskesmas secara bergiliran dalam upaya penurunan angka stunting di Makassar.
Fatmawati Rusdi dalam Grebek Stunting itu mengunjungi Puskesmas Maccini Sawah dan Puskesmas Bara Baraya, Kecamatan Makassar.
- Wawali Makassar Aliyah Hadiri Syukuran HUT Kodaeral VI 2026
- Kota Makassar Jadi Percontohan Nasional, Dua Kelurahan Ditetapkan sebagai Binaan Sadar HAM
- Kesadaran Pilah Sampah Warga Makassar Masih Rendah, Pemkot Perkuat Edukasi hingga RT/RW
- Tokoh Masyarakat Manggala Ajak Warga Makassar Pilah Sampah dari Rumah untuk Wujudkan Lingkungan Bersih
- Wali Kota Makassar Lepas Peserta dan Ramaikan Kategori 10K Makassar SMAnSA Run 2026
Di dua lokasi itu angka stunting cukup tinggi. Ia pun meminta semua puskesmas dan kader posyandu untuk memantau setiap saat anak tersebut.
“Banyak hal yang dapat menjadi penyebab tumbuh kembang anak tidak optimal atau stunting. Kurangnya asupan gizi, terjadi infeksi secara berulang, dapat menjadi penyebab stunting,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan agar ibu-ibu dapat secara rutin melakukan pemeriksaan di posyandu dan puskesmas sejak masa kehamilan.
Grebek Stunting ini menghadirkan ibu-ibu yang memiliki anak dengan tinggi ataupun berat badan yang kurang dari yang seharusnya dan diberikan pembagian makanan tambahan.
Selain itu bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK), Fatmawati Rusdi juga membagikan telur kepada anak stunting untuk selanjutnya dipantau perubahan dan pertumbuhannya ke depan.
“Untuk pemberian telur akan dilakukan oleh TPK, dibagikan setiap minggunya, dan memastikan telur tersebut diberikan kepada anak stunting,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
