Gerindra Tuding Jokowi Pakai Jasa Konsultan Amerika, Netizen Ramai-ramai Mengklarifikasi

Terkini.id, Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menuding, konsultan Amerika Serikat (AS) Stanley Greenberg punya hubungan dengan petahana Joko Widodo.

Stanley diketahui merupakan konsultan yang membantu Jokowi dalam pemenangan pemilu.

“Kami mendapatkan informasi. Apakah ini benar? Kami tunggu klarifikasi Pak Jokowi,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade kepada wartawan, Selasa 5 Januari 2019.

Andre menyampaikan website lembaga konsultan politik Amerika Serikat, The Political Strategist.

Salah satu kontributor yang disebutkan dalam website tersebut adalah Stanley Bernard Greenberg.

Website tersebut mengulas sedikit biografi Stanley yang diketahui merupakan ahli strategi politik yang merupakan mitra pendiri di Greenberg Quinlan Rosner Research (GQR), sebuah perusahaan riset dan kampanye politik yang bermarkas di Washington D.C dan berafiliasi erat dengan Partai Demokrat.

The Political Strategist merinci sejumlah daftar klien Greenberg sebagai penyurvei dan ahli strategi politik.

Beberapa di antaranya merupakan pemimpin negara yang namanya cukup terkenal, seperti Presiden AS Bill Clinton, Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, Wakil Presiden AS Al Gore, Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Senator sekaligus eks Menlu AS John Kerry, Kanselir Jerman Gerhard Shroder hingga Presiden RI Joko Widodo.

“Pak Jokowi menuduh pihak kami memakai konsultan asing dan kami sudah membantahnya. Pak Jokowi mengaku tak pakai konsultan asing. Kami menemukan ada data, bahwa Pak Jokowi kliennya,” kata Andre.

Selain Andre, akun Partai Gerindra di Twitter juga menuding hal sama.

Nama Jokowi Masuk Daftar Klien Konsultan Asing Kawakan Ini. https://t.co/qNqmdnfqVL

Nama Jokowi tampak jelas tercatum sbg salah seorang klien seorang ahli strategi politik ternama asal Amerika Serikat, Stanley B. Greenberg, PhD.

Nah, netizen, waktu dan tempat dipersilakan. https://t.co/Oi0qo4zvyF,” tulis akun Gerindra.

Klarifikasi Stanleg Greenberg

Netizen kemudian melakukan konfirmasi kepada Stanley terkait kabar tersebut.

Salah satu netizen, mencoba meminta klarifikasi kepada Stanley melalui email resminya.

Stanley pun menjawab, bahwa dirinya tidak pernah bekerja untuk Jokowi.

Mengetahui klarifikasi banyak netizen, akun Partai Gerindra pun menjawab:

“Yah kita mah cuma mengutip dari berita dan sumber yang ada di dalam berita. Jika mau dibantah ya silakan saja dibantah…” tulis akun Gerindra.

“@Gerindra Haloooo, anda salah satu partai besar, tolong berjiwa besar dalam tindakan dan berpikir, kalau kerjaan anda hanya ngutip berita terus infonya salah buat apa, kenapa tidak cari akal agar punya rencana membangun NKRI lebih bagus dari lawan anda?” tulis salah satu netizen, Taufiq Marhaban.

Berita Terkait
Komentar
Terkini