Terkini.id, Sidrap – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur’an Ibrahim, yang terletak di Kelurahan Uluwale, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap, pada Sabtu 29 Juli 2023.
“Andi Sudirman menyampaikan, ‘Alhamdulillah, hari ini meresmikan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ibrahim Uluwale, Kecamatan Watangpulu, di Kabupaten Sidrap,'” kata Andi Sudirman.
Dia berharap agar Pondok Pesantren ini dapat menjadi momentum pengembangan generasi muda yang mencintai Alquran dan melahirkan pemimpin dengan moral kepemimpinan yang kuat.
Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyatakan kegembiraannya karena kondisi area pesantren semakin baik dari kunjungan pertamanya.
“Perlahan tapi pasti Pondok Pesantren Ibrahim akan berkembang. Hal ini terbukti dari kondisi pesantren yang jauh lebih baik dibandingkan sewaktu pertama kali kunjungan. Demikian juga, jumlah santri dari tahun ke tahun terus bertambah,” ucapnya.
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
- Sulsel Raih WTP, BPK Temukan Persoalan Keuangan Serta Soroti Utang Beban dan Dana Bagi Hasil Rp705 Miliar
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
- Pascakebakaran, RSUD Syekh Yusuf Dapat Suntikan Dana Rp1 Miliar dari Pemprov Sulsel
Pondok Pesantren ini didirikan pada tanggal 11 September 2015 dan hingga saat ini telah memiliki program pendidikan berjenjang Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah, serta Tahfidzul Qur’an dengan total 378 orang santri.
Bupati Sidrap, Dollah Mando, memberikan apresiasi atas kehadiran Ponpes Tahfidzul Qur’an di tengah terjadinya krisis moral saat ini. Ia berharap kolaborasi antara orang tua santri dan pembina pondok pesantren akan melahirkan generasi unggul yang berjiwa Qurani.
“Perlu diapresiasi dan hendaknya mendapat perhatian dari semua pihak, baik tokoh masyarakat, pembina ponpes, orang tua santri, dan pemerintah, guna mengatasi krisis moral saat ini. Kolaborasi ini diharapkan dapat mewujudkan generasi unggul yang berjiwa Qurani,” jelasnya.
Kegiatan peresmian diakhiri dengan penyerahan sepeda kepada pengelola ponpes dan peninjauan lokasi peresmian Tahfidzul Quran.
Diharapkan peresmian ini membawa harapan bagi pengembangan generasi Qurani yang berakhlak mulia di daerah ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
