Terkini.id — Presiden Jokowi mengeluarkan instruksi melarang warga mudik di tengah pandemi virus corona atau covid-19.
Hal itu disambut baik oleh Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah. Ia sangat mengapresiasi instruksi presiden melarang warga mudik.
“Jadi kami sangat mengapresiasi presiden mengeluarkan instruksi melarang mudik, kami sangat tertolong di daerah,” kata Nurdin Abdullah, Selasa 21 April 2020.
Menurut Nurdin Abdullah, salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan covid-19 di Sulsel, dengan tidak mudik di tengah pandemi covid-19.
Apalagi saat ini kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Perawatan (PDP) maupun positif covid-19, jumlahnya semakin bertambah.
- Menteri Kesehatan RI: Campak Jauh Lebih Menular Daripada COVID-19
- Waspada Lonjakan Kasus COVID-19, Kemenkes Instruksikan Pemda dan Faskes Siap Siaga
- Waspadai Covid-19, Tingkat Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit Meningkat
- Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19
- Sejumlah Negara Perketat Pintu Masuk Untuk Turis Dari China
“Menunda mudik itu salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan,” ujarnya.
Berdasarkan update hari Selasa 21 April 2020, jumlah ODP sebanyak 753 orang, 282 PDP dan 282 orang positif covid-19.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
