Terkini.id — Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menegaskan bahwa Pulau Lantigiang, Kabupaten Kepulauan Selayar tidak boleh dijual.
Hal ini diungkapkan orang nomor satu di Sulawesi Selatan ini menyikapi pemberitaan mengenai penjualan Pulau Lantigiang di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Nurdin Abdullah bersama Bupati Selayar, Basli Ali serta dari Balai Taman Nasional Taka Bonerate memantau dan mengecek langsung lewat udara, Rabu 3 Februari 2021.
“Saya memastikan bahwa Pulau Lantigiang tersebut tidak dapat dijual karena masuk dalam kawasan Taman Nasional Taka Bonerate yang merupakan kawasan strategis yang tentu kita lindungi keberadaanya,” tegas Nurdin Abdullah.
Nurdin menambahkan, kasus ini juga telah ditangani oleh pihak Kepolisian, dan pihak-pihak yang terkait akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
- Wujudkan Generasi Sehat, Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 130 Anak
- Dirgahayu Yonif 726 Tamalatea, Kapolres Jeneponto Tegaskan Sinergitas TNI Polri Tak Pernah Layu
- Bukan Tentang Trofi, Tapi Harapan, Kisah Megah Cape Verde di Piala Dunia 2026
- YBM PLN UID Sulselrabar Resmikan Griya Singgah Pasien Makassar, Ada Hunian Gratis bagi Pasien Dhuafa dan Keluarganya
- Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Dukung Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
“Dari pantauan udara, kami melihat pulau tersebut memang tidak begitu besar namun memiliki Atol yang sangat cantik, pulau ini pun masih alami, tidak ada pohon kelapa seperti yang diberitakan,” pungkasnya.
Pulau Lantigiang, yang masuk Kawasan Taman Nasional Takabonerate, diduga dibeli perempuan bernama Asdianti. Dia merupakan seorang pengusaha di Selayar dan memiliki suami berkebangsaan Jerman.
Saat ini kasus tersebut ditangani oleh pihak kepolisian. Dari hasil penyelidikan awal polisi, Asdianti telah membayar uang muka Rp10 juta dari total harga pembelian pulau senilai Rp900 juta kepada lelaki Syamsul Alam alias SA sebagai penjual pulau.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
