Terkini.id — Perekonomian Sulawesi Selatan (Sulsel) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2019 tumbuh 7,21 persen.
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menyebutkan, momentum pertumbuhan ini dapat dijaga di tahun 2020.
“Saya yakin pertumbuhan ekonomi kita bisa terjaga,” kata Nurdin Abdullah, di Sheraton Hotel, Sabtu, 4 Januari 2019.
Hal ini ditopang terutama di sektor pertanian, serta bagaimana pemerintah menghadirkan kemudahan bagi dunia usaha. Di sektor investasi, yang mempersulit investasi untuk dibenahi.
“Termasuk penyelenggara pemerintahan, betul-betul menjadikan Sulsel ini karpet merah bagi dunia usaha,” ujarnya.
- Gubernur Sulsel Borong Miniatur Pinisi Karya UMKM Bulukumba di Pameran HUT Dekranas ke-46
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
- Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi, Gubernur Sulsel: Demi Kelancaran Mobilitas Warga
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
Sedangkan, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso, memprediksi, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan di tahun 2020 tetap tinggi, yakni di kisaran 7,2 hingga 7,6 persen (yoy).
“Dengan modal pembangunan yang telah dilakukan pada tahun 2019 dan dengan mencermati perkembangan ekonomi yang ada, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan 2020 diperkirakan akan meningkat dalam kisaran 7,2 – 7,6 persen (yoy),” terang Bambang Kusmiarso, saat menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2019, di Hotel Claro Makassar, beberapa waktu lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
