Terkini.id — Perekonomian Sulawesi Selatan (Sulsel) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2019 tumbuh 7,21 persen.
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menyebutkan, momentum pertumbuhan ini dapat dijaga di tahun 2020.
“Saya yakin pertumbuhan ekonomi kita bisa terjaga,” kata Nurdin Abdullah, di Sheraton Hotel, Sabtu, 4 Januari 2019.
Hal ini ditopang terutama di sektor pertanian, serta bagaimana pemerintah menghadirkan kemudahan bagi dunia usaha. Di sektor investasi, yang mempersulit investasi untuk dibenahi.
“Termasuk penyelenggara pemerintahan, betul-betul menjadikan Sulsel ini karpet merah bagi dunia usaha,” ujarnya.
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
Sedangkan, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso, memprediksi, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan di tahun 2020 tetap tinggi, yakni di kisaran 7,2 hingga 7,6 persen (yoy).
“Dengan modal pembangunan yang telah dilakukan pada tahun 2019 dan dengan mencermati perkembangan ekonomi yang ada, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan 2020 diperkirakan akan meningkat dalam kisaran 7,2 – 7,6 persen (yoy),” terang Bambang Kusmiarso, saat menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2019, di Hotel Claro Makassar, beberapa waktu lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
