Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohammad Guntur Romli meminta pendukung untuk tetap waspada, meskipun elektabilitas Ganjar Pranowo dalam bursa calon presiden (capres) terlihat kuat.
Guntur Romli mengingatkan bahwa dulu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga memiliki elektabilitas tinggi, namun akhirnya kalah dari Anies Baswedan dalam Pilkada 2017.
“Pendukung Ganjar jangan terlena, harus tetap waspada,” kata Guntur Romli melalui akun Twitter @GunRomli, seperti dikutip Terkini.id pada Jumat, 10 Juni 2022.
“Dulu Ahok juga kuat di survei, kemudian datang Anies dgn politik ayat & mayat. Menunggangi agama akan menjadi politik licik Anies,” sambungnya.
Dilansir dari berita Detik News yang ditanggapi Guntur Romli, Lembaga Poltracking Indonesia merilis hasil survei simulasi duet elektabilitas bakal calon presiden-calon wakil presiden jelang Pilpres 2024.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi
- Jusuf Kalla Sebut Semakin Anies Baswedan Direndahkan Maka Akan Semakin Populer
Dalam survei tersebut, terdapat calon presiden yang dijadikan objek survei adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Survei Poltracking ini memiliki sampel sebanyak 1.220 responden dengan metode multistage random sampling yang terdiri dari warga negara Indonesia berusia di atas 17 tahun.
Wawancara survei disebut dilakukan secara tatap muka dengan protokol kesehatan pada 16-22 Mei 2022. Adapun Margin of error survei ini adalah +- 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Responden diberikan pertanyaan, “Di antara pasangan calon presiden-wakil presiden berikut ini, siapa yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih dalam Pemilihan Umum Presiden 2024?”.
“Dalam simulasi 3 pasangan calon presiden-wakil presiden, Ganjar Pranowo-Erick Thohir memperoleh angka elektabilitas 27,6%,” ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda pada Kamis, 9 Juni 2022.
“Diikuti pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani 20,7% dan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono 17,9%,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
