Guru MTS Guppi Lisu Soppeng Harus Tempuh Jarak 32 KM Demi Mengajar Murid

Guru MTS Guppi Lisu Soppeng Harus Tempuh Jarak 32 KM Demi Mengajar Murid

FH
FD
Farel Haeril
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Soppeng – Sudah beberapa bulan berlalu sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia bahkan seluruh dunia, segala aktivitas turut terkena imbasnya. Dari segi ekonomi, bisnis-bisnis banyak yang ditutup, demikian juga dengan tempat-tempat ibadah.

Meskipun saat ini sedikit demi sedikit ekonomi mulai bangkit, rumah-rumah ibadah mulai dipenuhi para jamaah, namun aktivitas belajar mengajar di sekolah masih belum sepenuhnya kembali mengadakan kegiatan pendidikan seperti sedia kala. Dimana hanya sebagian wilayah yang berzona hijau yang melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Hal inilah yang dialami Sekolah MTS Guppi Lisu di Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. sejak pandemi Covid-19, seluruh siswa harus melakukan kegiatan belajar di rumah.

Meski belajar di rumah, pemerintah juga membuat kebijakan agar pembelajaran di masa pandemi Xovid-19 dilakukan secara daring.

Akan tetapi, metode tersebut tidak dapat dilakukan  siswa-siswa MTS Guppi Lisu. Pasalnya, akses internet yang ada di tempat domisili para murid cukup buruk.

Baca Juga

Menurut Kepala Sekolah MTS Guppi Lisu Soppeng Sudirman, sebanyak 60 muridnya bertempat tinggal di desa terpencil, yang dimana jaringan internet di daerah tersebut sangat buruk.

Dia menceritakan, meski tidak ada jaringan dirinya bersama guru-guru tetap memberikan materi kepada murid-muridnya dengan sistem kurir atau ke rumah masih-masing murid.

“Murid kami susah belajar daring dikarenakan akses jaringan di daerah tersebut sangat buruk, apalagi berada di daerah pegunungan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Barru,” ujarnya, Sabtu 28 November 2020.

Lanjut dia, tenaga pendidik MTS Guppi Lisu juga harus menempuh jarak 32 KM dari pusat kota.

“Guru-guru kami juga harus menempuh jarak cukup jauh melintasi beberapa desa dan kecamatan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Sudirman, beberapa murid juga rela bermalam di sekolah demi untuk belajar langsung dengan para guru.

“Sekolah kami memeng menyediakan asrama karna kami tau murid kami berada di pedesaan, jadi di masa pandemi ini ada juga siswa yang nginap demi mendapatkan ilmu,” ujarnya.

Dirinya berharap agar pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia cepat berakhir dan pembelajaran tatap muka dapat dilaksanakan kembali.

“Semoga pandemi ini cepat berakhir, agar sekolah-sekolah bisa belajar seperti biasanya,” ucapnya.

Sekedar diketahui, saat ini MTS Guppi Lisu membutuhkan bantuan untuk membangun kelas, dikarenakan saat ini kelas yang dimiliki sekolah tersebut hanya beralaskan tanah dan dinding kayu sisa-sisa bangunan.

Pihaknya juga meminta Agar Siswa dan para orang tua agar menerapkan protokol kesehatan dan menjaga imunitas.

“Karna saat ini pandemi belum berakhir, agar kiranya anak-anakku dan kami mohon para orang tua siswa agar menerapkan protokol kesehatan, wajib pake masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.