H-3 Idul Adha, Animo Warga Makassar Berkurban Alami Penurunan

Idul Adha
Direktur Operasional Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Makassar, Ahmad Susanto

Terkini.id, Makassar – Direktur Operasional Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Makassar, Ahmad Susanto, mengamati animo masyarakat ihwal kurban mengalami penurunan tahun ini. Ia menyebut hal itu dipengaruhi pelbagai faktor.

Salah satunya, Ia mewanti-wanti bahwa kemampuan daya beli masyarakat mengalami penurunan.

“Basnas misalnya, yang mengakumulasi masjid. Biasanya, banyak permintaan, tahun ini agak sedikit menurun, lantaran mitranya tidak kurban tahun ini,” kata Ahmad saat dimintai keterangan di Kafe Iconik, Jalan Amanagappa, Kamis, 8 Agustus 2019.

Kendati belum mengantongi data, ia mengaku dirinya pun mendapatkan keluhan dari pengusaha ternak lantaran terjadi penurunan permintaan masyarakat.

“Biasanya H-3 lebaran Iduladha mereka sudah menjual 5 ratus hewan kurban. Tahun ini, misalnya, dia baru menjual 3 ratus. Antusiasme kurban tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya,” kata dia.

Saat ditanya ihwal kondisi RPH, Ahmad menjelaskan bahwa tahun lalu saat memasuki H-3 lebaran, sudah laku sekitar 700 ekor, tahun ini masih sekitar di angka 300-an.

“Saat ini, mungkin sudah mendekati angka 5 ratus ekor yang kita lepas dari RPH. Tapi nanti kita lihat datanya lengkapnya seperti apa data akhirnya,” ujarnya.

Meski begitu, dia mengatakan pemotongan di RPH terus meningkat jelang lebaran. Ahmad menyebut melakukan pemotongan dengan memperhatikan layanan kebersihan, pengelola limbah, kemudian syariat pemotongannya.

“Kita tingkatkan kita punya pelayanan karena jelang lebaran terjadi kebutuhan signifikan masyarakat terhadap ternak,” ujarnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini