Terkini.id, Jakarta – Denny Siregar merespon beredarnya video Habib Bahar didatangi perwira jenderal bintang satu, Brigjen Achmad Fauzi. Achmad Fauzi mendatangi Habib Bahar di Pondok Pesantrennya Tajul Aliwiyyin, Bogor.
Menurut Denny Siregar, tidak pantas seorang jenderal bintang satu itu turun gunung untuk menghadapi seorang Habib Bahar.
Seharusnya, tutur Denny, TNI menjaga marwahnya dengan tidak berkutat mengurus Habib Bahar. Sebab, terlalu tinggi bila TNI Angkatan Darat terlibat dalam urusan yang remeh ini.
“Maaf TNI AD, ketinggian kalau si Bahar didatengin sama bintang. Ngelunjak dia. Kecoak itu cukup dihadepin ma Babinsa aja,” kicau Deddy Siregar dikutip dari Hops.id.
Denny menyarankan agar TNI harusnya belajar bahwa senjata modern sekarang bukan senapan, tapi kamera video.
“Jangan emosi sehingga terjebak permainan viral seorang kriminal. Kepala dingin. Serahkan semua ke hukum.”
“Marwah harus benar2 dijaga. Gak pantas seorang Brigjen harus datangi sarang kecoak,” ujar Denny.
Sebelumnya, video Habib Bahar bin Smith yang terlibat adu mulut dengan perwira bintang satu Brigjen A Fauzi, viral di media sosial.
Dalam video itu, Habib Bahar bahkan sampai berdebat dengan jenderal bintang satu itu. Keduanya terlihat memperdebatkan soal pernyataan Habib Bahar soal kritik kepada Jenderal Dudung soal pernyataan ‘Tuhan kita bukan orang Arab.’
Brigjen Fauzi kemudian mengingatkan Habib Bahar agar dalam menyampaikan ceramah dengan baik.
Habib Bahar membalas, bahwa tugasnya adalah memang untuk berdakwah, sementara tugas Jenderal Dudung jangan mengungkit persoalan sensitif masalah agama, sehingga mensifatkan Tuhan dengan manusia.
“Tugas saya untuk ceramah, tugasnya Dudung jangan ungkit-ungkit masalah agama, jadinya mensifatkan tugan dengan sifat manusia, itu ranah kita,” tegas Habib Bahar dalam video itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
