Terkini.id, Jakarta – Denny Siregar turut menanggapi terkait dicopotnya Haris Pratama sebagai Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Denny menyinggung bahwa Haris adalah orang yang tidak mampu menjalankan organisasi dan justru mencari sensasi demi menarik simpati.
Maka, ia lalu disingkirkan dari organisasinya ketika sensasi yang ia buat gagal.
“Jadi begitulah.. Karena tidak mampu menjalankan organisasi, maka dicarilah cara lain degan sensasi untuk menarik simpati,” tulis @Dennysiregasr3 pada Minggu, 7 Maret 2021.
“Ketika sensasi itu gagal, dibuanglah dia ke laut oleh organisasinya,” lanjut Denny.
Denny bahkan mengejek dengan mengucapkan syukur atas dipecatnya Haris tersebut.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
“Gua jadi pengen peluk dia, sambil bisikin lembut, Sokoooriiiinnn…” tulis Denny.
Dalam cuitannya tersebut, ia tidak menyebutkan nama Haris, namun ia menulis cuitan tersebut sebagai komentar atas pemecatan Haris yang ia re-tweet.
“Masih ingat Haris Pertama yang Laporkan Abu Janda, dia dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI,” demikian cuitan @AriestaRiico_ yang di-retweet Denny.
Adapun pemecatan Haris tersebut diputuskan dalam rapat pleno Pengurus KNPI yang dipimpin Ahmad A Bahri, Wakil Ketua Umum di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, pada Sabtu, 6 Maret 2021.
Bahri menyatakan bahwa pemecatan tersebut didasari atas sejumlah pelanggaran yang dilakukan Haris terhadap anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD ART) KNPI.
“Pertama, pelanggaran pada pasal 23 ART, terkait pengambilan keputusan dan sikap organisasi tidak melalui rapat pleno DPP KNPI,” ujar Bahri, pada Minggu, 7 Maret 2021, dilansir dari Republika.
Adapun alasan kedua yaitu pelanggaran pasal 38 AD dan 35 ART KNPI terkait tata kelola keuangan dan harta benda organisasi yang tidak berjalan secara transparan dan akuntabel.
Dengan diambilnya keputusan tersebut, maka Haris dinyatakan tidak boleh lagi menggunakan atribut KNPI.
“Saudara Haris Pertama tidak berhak lagi memakai atribut dan simbol organisasi KNPI karena sudah diberhentikan/dipecat sebagai Ketua Umum DPP KNPI,” tegas Bahri.
Tidak diketahui apakah pencopotan tersebut berkaitan langsung dengan pelaporan Haris atas kasus Abu Janda.
Dilansir dari viva.co.id, sebelumnya Haris pernah menyatakan di akun twitter-nya bahwa ia akan mundur sebagai Ketum KNPI jika Abu Janda tidak ditahan.
“Pertaruhan marwah KNPI dan harapan masyarakat Indonesia tentang penegakan hukum yang adil adalah dengan ditangkapnya Abu Janda,” tulis Haris lewat akun Twitternya, @harisknpi, Sabtu, 30 Januari 2021.
“Jika Abu Janda tidak tertangkap maka saya mundur menjadi Ketua Umum DPP KNPI!!!” lanjutnya.
Namun, cuitan tersebut tidak dapat diakses kembali sebab menurut Haris akun tersebut sudah diretas.
“ini akun baru, karena @harisknpi telah dicuri tuyul,” tulis Haris di biografi twitter barunya @knpiharis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
