Makassar Terkini
Masuk

Prajurit TNI Geram ke Bahar bin Smith: Kami Banting Tulang di Semeru, Apa Urusannya Kau Tanya Baliho

Terkini.id, Jakarta – Ucapan Habib Bahar bin Smith yang menyindir Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman sebagai jenderal baliho, bahkan mempertanyakan peran sang jenderal saat bencana di Semeru, berbuntut panjang.

Anggota TNI pun geram dengan pernyataan Habib Bahar tersebut. Di media sosial, beredar sebuah video seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) menantang Habib Bahar Smith karena ceramahnya menjelekkan  

Video prajurit TNI yang menantang Habib Bahar Itu salah satunya disebarkan akun twitter @ariefnoviandi_ Sabtu, 18 Desember 2021. 

“Bahar Smith dicariin nih sama prajurit TNI. Mudah2an gak nangis ya kalo udah ketemu,” ujar keterangan caption akun tersebut. 

Video singkat tersebut memperlihatkan anggota TNI perawakan besar tengah murka setelah mendengar ceramah Habib Bahar yang menjelekkan Jenderal Dudung. 

“Assalamu’alaikum Bahar, ente muslim, saya Tentara Nasional Indonesia banyak yang muslim juga. Jangan kamu memprovokasi orang muslim se-Indonesia,” buka anggota TNI tersebut.

“Kamu jelek-jelekin baliho pimpinan kami, maksudmu apa? Hubunganmu apa baliho dengan Semeru. Kamu tahu gak, kita semua (prajurit TNI) banting tulang di Semeru. Kamu asal ngomong aja,” sambungnya. 

Lantas ia mengingatkan Habib Bahar jika ia menjelekkan Jenderal Dudung sama halnya ia melukai ribuan prajurit TNI. Pria ini siap pasang badan jika nantinya Jenderal Dudung dijelekkan kembali. 

“Kamu jelekin pimpinan kami, berarti kamu jelekin kami semua Tentara Nasional Indonesia. Kamu lihat, kita semua cari kau,” tegasnya. 

Sebelumnya, beredar video di akun twitter @Tukangrosok_ berisiikan ceramah Habib Bahar yang menjelekkan Jenderal Dudung dalam menyikapi Organisasi Papua Merdeka (OPM). 

Baca Juga: Pencarian Korban Letusan Gunung Semeru Resmi Dihentikan

“Ada satu jenderal, namanya jenderal baliho. OPM dirangkul, ormas Islam dimusuhi,” ujar Habib Bahar SmithSetelah itu, Habib Bahar secara gamblang menyemprot Jenderal Dudung karena beda sikap saat berani menerbitkan bahilo Habib Rizieq dengan OPM. 

“Kalau tidak ada para ulama, para habaib yang datang dari Arab ke Indonesia, si Dudung masih nyembah pohon,” jelasnya. 

Sontak saja unggahan video anggota TNI itu menuai sorotan dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang memberikan tanggapan beragam. 

“Kami yang bukan anggota TNI saja nggak nyaman dan nggak rela banget denger ocehan BS ke pak Dudung…wajar bila anggota TNI marah seperti ini,” ucap akun @samber**.

“Prajurit itu harus patuh dan loyal pada Pimpinan…ketika Pimpinan dilecehkan tanpa ada sebab musababnya, maka sebaiknya orang seperti BS ini diberi pelajaran dari mulutnya yg bau dan kotor ini agar bisa menghargai TNI PENJAGA NKRI tercinta ini,” celetuk akun @Wied1937**.

“Makanya punya mulut itu ditaruh yg bener Har.., klo sdah begini kata maaf enggak cukup Har sebelum mindahin mulutmu jdi bener,” tambah akun @Jbudi**.

“Tangkap, ndan,,,! Jebloskan ke rutan guntur jangan diserahkan ke polisi,” pinta akun @bahdi**.

“Setuju pak , cari sampai dapat bukan masalah ham dll tapi marwah beliau yg di perolok olok sedemikian jgn selesai di ujung dgn materai,” timpal akun @Gunawan