Terkini.id, Jakarta – Politisi PDIP Ruhut Sitompul tertawa melihat pemberitaan soal Habib Bahar yang meminta masyarakat untuk menahan diri dan mengedepankan dialog.
Ruhut Sitompul tak habis pikir, seorang Bahar yang dulunya gemar memaki dan menghina malah justru meminta untuk melakukan dialog.
Menurutnya, Habib Bahar adalah seorang yang telmi alias telat mikir. Hall itu disampaikan oleh Ruhut melalui akun Twitter pada Rabu, 22 Desember 2021.
“Ha ha ha sudah maki2 menghina dan memfitnah eh sekarang minta dialog telmi telat mikir nie ye,” ucap Ruhut, seperti dikutip oleh terkini.id.
“Borgol saja dan jebloskan kepenjara dari pada diuber TNI yg tersinggung dan marah Komandannya direndahkan MERDEKA,” tambahnya.
- Viral! Anies Sebut Kain Batik Bukan Sebagai Baju, Ruhut Sitompul: Pribumi Asli Ketahuan Palsunya Yaman
- Kerap Sudutkan Anies, Politisi NasDem ke Ruhut: Lebih Baik Narasinya Seputar Gagasan
- Habib Kribo Sebut 212 Baru Lahir Kemarin, Ruhut Sitompul: Kalaulah Semua Habib Seperti Ini!
- Ruhut Sitompul: Kok Sewot Dengan Pidato Sambutan Bapak Joko Widodo di Hut Golkar?
- Ariel Sebut Pemimpin Inggris Berlatar Belakang Agama Berbeda, Ruhut Sitompul: Kadrun Pada Stres!
Seperti terlihat, beberapa netizen turut mewarnai kolom komentar dengan berbagai pandangan.
Salah seorang justru terlihat membela Habib Bahar dan berharap Bahar terus membela kebenaran dan bersuara.
“Sehat selalu habib. Begundal pejabat yg gk mau dikritik itu bgsd. Urus kkb, tak perlu ngurusin agama. Teruslah menyuarakan bib,” ujar netizen.
Namun, ada pula yang berharap agar sosok Habib tak perlu lagi hadir di dunia.
Menurutnya, jika hanya dipenjarakan, maka hal serupa bisa saja terjadi ke depannya.
“Saya lebih senang orang seperti itu gak ada lagi di bumi Indonesia. Kalo cuma penjara, keluar gitu lagi, dan lagi. Terserah deh caranya gimana,” tulis netizen lainnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
