Hadiri Maulid Akbar KKB Gowa, Bupati Adnan Mengaku Tidak Meragukan Orang Bulukumba

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berkesempatan hadir dalam kegiatan Maulid Akbar Kerukunan Keluarga Bulukumba Gowa

Terkini.id, Gowa – Kerukunan Keluarga Bulukumba Kabupaten sukses menggelar Maulid Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Yusuf Jalan Andi Tonro Kabupaten Gowa, Sabtu 4 Januari 2020.

Maulid Akbar ini menghadirkan Imam Besar Masjid New York Amerika Serikat sekaligus pendiri pondok pesantren pertama di negeri Paman Syam, yakni Ustadz Shamsi Ali untuk membawakan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW.

Hiburan kelompok Asmaul Husna cilik Kabupaten Gowa

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berkesempatan hadir dalam kegiatan Maulid Akbar tersebut. Peringatan Maulid juga dihadiri oleh beberapa unsur Muspida, Polres Gowa, Polda Sulsel, Dandim, Camat Somba Opu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan warga setempat.

Selain itu, juga tampak hadir Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (DPP KKB) Andi Badi Sommeng, Dewan Pembina, Dewan Pakar, Dewan Penasehat beserta sejumlah rombongan pengurus DPP KKB.

Bupati Adnan menghadiri peringatan Maulid Akbar KKB Gowa

Mengawali sambutannnya, Bupati Adnan Purichta menyampaikan bahwa Kabupaten Gowa dan Bulukumba adalah bersaudara. Kita adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Menarik untuk Anda:

“Gowa dan Bulukumba itu bersaudara, tidak bisa dipisahkan. Makanya saya tidak pernah ragu dengan orang Bulukumba. Terbukti ada tiga Kepala Dinas saya membantu untuk membangun Kabupaten Gowa,” ujar Adnan disertai dengan tepuk tangan.

Ia juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya silaturahmi melalui Maulid Akbar Kerukunan Keluarga Bulukumba yang ada di Kabupaten Gowa ini.

“Saya berharap KKB Gowa bisa terus memberikan saran, masukan serta pendapat kepada pemkab Gowa untuk bisa membangun daerah ini lebih baik dan lebih sejahtera di masa yang akan datang,” pesan Ketua PMI Sulawesi Selatan ini.

Peringatan Maulid Akbar KKB Gowa, Sabtu 4 Januari 2020 di Masjid Nurul Yusuf Jalan Andi Tonro Gowa

Ia juga menegaskan bahwa orang Gowa itu bukan hanya karena biologisnya atau bapak ibunya tetapi orang Gowa itu adalah kalau kita sudah minum dan makan makanannya serta kita menjaga harkat dan martabatnya orang Gowa maka dia adalah orang Gowa.

Maulid Akbar KKB Gowa

“Maka kita semua yang ada di sini dan berdomisili di Kabupaten Gowa bisa saja secara biologis adalah orang Bulukumba, tetapi kita tinggal di Gowa maka kita adalah orang Gowa. Kita adalah bagian dan tanggung jawab yang sama untuk membangun Gowa,” jelasnya.

Lanjut dia, Maulid yang dilaksanakan ini bukan hanya sekedar ajang silaturahmi saja tetapi juga menjadi momen untuk merefleksi bagaimana kita bisa mencontohkan sifat dari Baginda Rasulullah Muhammad SAW.

Maulid Akbar KKB Gowa

“Marilah kita jadikan sifat-sifat Rasulullah Muhammad SAW diimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari,” ajak Adnan di hadapan ratusan jamaah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Maulid KKB di Gowa, Andi Samsu Alam mengatakan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mempererat jalinan silaturahim, yang sudah ada sehingga komunikasi semakin membanggakan di tanah rantau khususnya keturunan orang Bulukumba yang ada di Kabupaten Gowa.

Santap malam di kediaman Yusuf Sommeng usai peringatan Maulid Kerukunan Keluarga Bulukumba Gowa

“Yang menariknya hikmah Maulid akan di paparkan oleh Kyai asal Bulukumba yang berdomisili di Amerika Serikat dan juga Pendiri Pesantren pertama di Amerika, dan Imam besar Masjid di New York. Jadi ini boleh kita jadikan ajang silaturahmi,” bebernya.

Keluarga Yusuf Sommeng berfoto bersama Imam Shamsi Ali

Acara tersebut diawali dengan Salat Isya berjamaah, dan diakhiri dengan santap malam di kediaman tokoh masyarakat Gowa asal Kabupaten Bulukumba yang juga selaku Ketua Yayasan Nurul Yusuf, Yusuf Sommeng.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Relawan Forum CSR Lakukan Rapid Tes Sebelum Salurkan Bantuan di Luwu Utara

Gelar Aksi Sosial, Komunitas Gondrongers Makassar Berbagi Rejeki untuk Anak Panti

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar